Penyerang naturalisasi timnas Indonesia, Jens Raven sejauh ini belum mendapatkan pemanggilan ke skuad garuda untuk ajang AFF Cup 2024. Melansir dari beberapa sumber di laman berita suara.com, penyerang yang sukses membawa timnas Indonesia U-19 menjuarai ajang AFF Cup U-19 2024 beberapa bulan lalu tersebut sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan dipanggil ke skuad timnas Indonesia untuk ajang AFF Cup 2024.
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong sejauh ini baru memanggil beberapa nama striker dari liga lokal seperti Armando Oroppa dan Ricky Pratama untuk mengisi lini depan saat ini. Bahkan, penyerang yang cukup lama absen membela tim nasional, Ronaldo Kwateh juga turut dipanggil ke dalam skuad timnas untuk ajang AFF Cup 2024 kendati baru beberapa bulan lalu sembuh dari cedera ACL selama hampir setahun lamanya.
Kondisi ini tentunya menimbulkan pertanyaan mengenai performa Jens Raven bersama timnas Indonesia U-19 dan U-20 apakah belum mencukupi sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh Shin Tae-yong? Seperti yang diketahui, Jens Raven bersama timnas Indonesia U-19 sukses menjadi juara AFF Cup U-19 2024 dan mampu membawa timnas U-20 lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2025. Namun, sepertinya 2 prestasi tersebut belum membuat Shin Tae-yong tertarik untuk memanggilnya.
Tak Dipanggilnya Jens Raven Karena Bukan Striker yang Dibutuhkan Shin Tae-yong?
Banyak pihak mungkin menganggap bahwa tak kunjung dipanggilnya Jens Raven ke skuad timnas Indonesia senior baik untuk ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 atau untuk AFF Cup 2024 kali ini dikarenakan penyerang asal klub FC Dordrecht tersebut tak sesuai dengan kriteria pelatih asal Korea Selatan tersebut. Namun, faktanya dirinya juga menjadi salah satu pemain yang turut direkomendasikan oleh Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi beberapa bulan lalu.
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), Jens Raven resmi mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia sejak bulan Juni 2024 lalu. Usai resmi menyandang status WNI, dirinya langsung membela timnas Indonesia U-19 di ajang AFF Cup U-19 2024. Di ajang tersebut pula dirinya menjadi pencetak gol terbanyak bagi timnas Indonesia U-19 dengan torehan 4 gol.
Namun, dirinya belum dilirik oleh Shin Tae-yong meskipun menunjukkan performa yang cukup baik di ajang tersebut. Hal ini kemungkinan dikarenakan kriteria yang dimiliki oleh Jens Raven belum diperlukan oleh Shin Tae-yong. Pelatih berusia 54 tahun tersebut lebih suka striker yang memiliki mobilitas cukup tinggi. Sementara itu, Jens Raven adalah tipikal striker target-man atau eksekutor di depan gawang lawan.
Akan tetapi, bukan berarti Jens Raven tak dibutuhkan oleh Shin Tae-yong. Penyerang keturunan Belanda-Indonesia tersebut kemungkinan besar hanya butuh waktu saja untuk bisa dipanggil ke skuad timnas senior. Selain itu, usianya yang masih terbilang muda dapat memberikannya waktu untuk meningkatkan performanya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Artikel Terkait
-
Shin Tae-yong ke Marselino: Kalau Tak Memenuhi Janji, Kamu mati
-
Usai Kualifikasi Piala Dunia, STY Langsung Dihadapkan Misi Juara AFF Cup?
-
Erick Thohir Evaluasi Kinerja STY, Singgung Pemain Naturalisasi di Timnas
-
Nasib Senior Mees Hilgers di FC Twente: Digosipkan Dilirik Shin Tae-yong Kini Malah Jadi..
-
3 Nama Baru yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
Hobi
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam