Sebuah keputusan yang cukup berani dan berisiko diambil oleh Patrick Kluivert di laga perdana babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde keempat mlawan Arab Saudi.
Selain melakukan eksperimen dan mengacak-acak susunan pemain yang diturunkan, pelatih berkebangsaan Belanda tersebut terpantau memainkan 2 pemain uzur untuk mengisi posisi sentral permainan di lapangan tengah.
Dilansir laman match report AFC maupun laman transfermarkt, eks Barcelona tersebut menurunkan Marc Klok dan Joey Pelupessy untuk mengisi dapur pacu permainan timnya.
Sebuah keputusan yang tentu saja membuat bingung khalayak, karena dalam pertandingan yang berintensitas tinggi seperti melawan Arab Saudi ini, Kluivert justru menurunkan dua pemain yang sudah berada di usia senja sebagai pemain sepak bola.
Sekadar menginformasikan, berdasarkan data dari laman transfermarkt.com, Marc Klok saat ini berusia 32 tahun. Sebuah usia yang sama dengan yang dimiliki oleh Pelupessy.
Berkali-kali telah saya tuliskan, semakin bertambahnya usia pemain sepak bola, akan disertai dengan kematangan bermain dan melimpahnya pengalaman yang mereka miliki.
Namun di sisi lain, hal tersebut juga diiringi dengan penurunan fisik yang mereka alami, sehingga akan sangat berisiko jika para pemain gaek tersebut diturunkan dalam pertandingan yang memiliki intensitas tinggi.
Dan hal inilah yang sepertinya luput dari pemikiran seorang Kluivert. Dengan penuh konfidensi, Kluivert memainkan duo pemain gaek ini untuk berhadapan dengan barisan gelandang muda milik Arab Saudi.
Berdasarkan data yang ada di laman AFC, pada pertandingan tersebut The Green Falcons menurunkan formasi 4-5-1. Dan yang patut kita ketahui bersama, 5 pemain tengah yang diturunkan oleh Herve Renard, semuanya masih berusia di bawah 30 tahun!
Jika kita tarik garis dan area pertarungan, maka pada pertandingan tersebut, duo Klok dan Pelupessy memiliki wilayah pertarungan melawan Musab Al-Juwayr, Abdullah Al-Khaibari dan Nasser Al-Dawsari.
Secara usia, tiga pemain ini sejatinya adalah pemain yang masih muda dan berada dalam masa-masa emas sebagai seorang pemain sepak bola.
Abdullah Khaibari dan Nasser Al-Dawsari yang dimainkan sebagai duet gelandang bertahan, saat ini berusia 29 dan 26 tahun. Sementara Musab Al-Juwayr, adalah pemain muda yang kini baru berusia 22 tahun.
Tentu saja jika ditarungkan, selain kalah jumlah pemain di sektor tengah, Marc Klok dan Joey Pelupessy juga dipastikan kalah intensitas dalam pertarungan ini.
Dan hasilnya pun terlihat jelas. Dalam pertarungan yang mempertemukan barisan pemain lini tengah kedua kesebelasan, kerap kali duet lini tengah Indonesia harus kalah dan menjadi pihak yang lebih inferior daripada tim tuan rumah.
Kira-kira, apa ya yang dipikirkan oleh Kluivert saat memutuskan untuk menurunkan pemain gaek tanpa pelapis muda di sektor tengah permainan Timnas Indonesia? Entahlah!
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
Daftar 4 Dosa yang Dilakukan Patrick Kluivert di Laga vs Arab Saudi, Bikin Gregetan!
-
Malaysia Salip Ranking FIFA Timnas Indonesia Meski Diterpa Badai Skandal Naturalisasi
-
Legenda Irak Bocorkan Cara Kalahkan Timnas Indonesia Lewat 2 Kunci Utama
-
Aljazair Akhiri Penantian 12 Tahun, Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Somalia
-
Austria dan Denmark Pesta Gol di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, Berikut Hasil Lengkapnya
Hobi
-
Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS
-
Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?
-
Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan
-
489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam
-
PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis