Membayangkan dapat THR (Tunjangan Hari Raya) dari Yoursay menjadi salah satu impianku menjelang hari raya Idul Fitri mendatang. Betapa tidak? "Ini Yoursay bos, bukan kaleng-kaleng. Masa' nggak bangga dapat THR dari platform menulis dari Suara.com".
Terbayang betapa bangganya saya, saat di kampung menikmati kebahagiaan hari raya Idul Fitri bersama keluarga, malah langgar notifikasi di beranda Instagram-ku, bahwa saya salah satu member yang terpilih mendapat THR dari Yoursay.
Lho kok saya kepedean amat sih, hehehe. Intinya itu bagian dari impian saya, kalau pun nggak dapat saya juga dengan lapang dada menerimanya, karena yang berhak dapat THR dari Yoursay itulah memang yang terbaik dan sudah dinilai objektif oleh tim Yoursay.
Namun, sejatinya orang berhak bermimpi dan berandai-andai. Bukankah manusia itu hidup di atas mimpi-mimpi? Agar ia terus semangat berjuang dan berusaha mewujudkan mimpinya itu?
Nggak ada salahnya saya berandai-andai dapat THR dari Yoursay tahun ini. Kalau memang jadi fakta, tentu amatlah saya syukuri. Namun jika tidak, mesti saya harus belajar lagi untuk membuat tulisan yang dicintai editor dan masyarakat pada umumnya.
Yang jelas, THR dari Yoursay bukan semata-mata yang membuat saya bertahan jadi member di Yoursay. Yoursay sudah lama menjadi tempat bagi saya untuk belajar tentang dunia kepenulisan, dan beberapa manfaat yang lain telah diberikan oleh Yoursay.
Akan tetapi, menjelang hari raya Idul Fitri ini, Yoursay akan membagikan THR dan semua berhak berandai-andai mendapatkan itu, termasuk saya juga.
Nah, jika saya dapat THR di Yoursay, tentu amat banyak manfaatnya buat saya. Jika cukup akan saya gunakan untuk membeli baju lebaran, membeli sebongkah makanan, dan kalau ada sisanya saya titipkan untuk ditabung.
Meskipun jumlahnya nggak berjuta-juta, namun THR dari Yoursay itu membuat saya akan merasakan kebahagiaan. Karena sejatinya THR dilihat bukan dari nominalnya, tetapi mendapatkan THR justru mengajarkan kita bagaimana rasanya bersyukur.
Sebelum lebih jauh, ijinkan saya mengucapkan lebih awal permohonan maaf kepada tim Yoursay dan rekan-rekan member Yoursay. Terimakasih atas ilmu yang sudah diberikan selama ini. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.
Akankah impian saya jadi kenyataan dapat THR dari Yoursay? Andai saya dapat THR dari Yoursay jadi kenyataan atau mitos belaka? Ya, kita tunggu saja kurasi dari tim Yoursay yang super kece. Apapun hasilnya itulah yang terbaik, dan harus saya syukuri itu.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Masa Libur Lebaran, Pasar UMKM dan Wisata Berpotensi Meroket
-
Raya with Bobo Tokyo Hadirkan Fashion Gaya Kontemporer Jepang dengan Sentuhan Modest
-
Resep dan Cara Membuat Keripik Bawang di Rumah, Bisa Jadi Camilan Pendamping Saat Lebaran
-
Baju Couple Lebaran 2024 Terbaru Untuk Suami, Istri, Anak hingga Orang Tua
-
Ada BUMN yang Belum Bayar Gaji-THR Karyawan, Begini Penjelasan Wamen Tiko
Kolom
-
Digital Detox dan Ilusi Putus Koneksi di Dunia Kerja Modern
-
Buku Jelek itu Ada dan Justru Penting untuk Ada!
-
Ekoterapi: Pentingnya Ruang Hijau Bagi Kesehatan Mental Masyarakat
-
Fenomena "Buku Jelek": Mengapa Kita Terobsesi Jadi Polisi Literasi?
-
Apatisme Sebagai Bentuk Protes Baru: Mengapa Diamnya Warga Adalah Alarm Bahaya?
Terkini
-
Waspada Spyware! Ciri HP Kamu Sedang Disadap dan Cara Ampuh Mengatasinya
-
Review Novel The Great Gatsby: Sisi Gelap American Dream
-
Min Hee Jin Menang Gugatan Rp292 Miliar, Apa Respons HYBE Selanjutnya?
-
Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?
-
Love Through A Prism: Comeback Yoko Kamio di Era Klasik London