Langkah positif Timnas Indonesia yang mampu lolos ke babak utama play-off kualifikasi Piala Asia 2023 diikuti oleh sang tetangga, Kamboja. Bermain di babak play-off lainnya melawan Guam, Kamboja berhasi menyegel dua kali kemenangan tipis dan memastikan satu tempat di babak utama kualifikasi mendatang.
Pada pertandingan leg kedua babak play-off yang digelar di Khalifa Sports City Stadium, Manama, Kamboja mampu menuai hasil positif dan memenangi laga dengan skor tipis 2-1. Sejatinya pada leg kedua ini, Kamboja tertinggal terlebih dahulu pada menit ke 35 melalui gol yang dicetak oleh Devan Jakob Camacho Mendiola.
Mendapatkan umpan terobosan dari sisi kiri pertahanan Kamboja, Devan Jacob berhasil mendahului para pemain bertahan Kamboja dan melepaskan tendangan keras kaki kanan yang berhasil mengoyak gawang wakil Asia Tenggara tersebut.
Tak ingin melepaskan peluang untuk berkiprah di babak kualifikasi, Kamboja yang meningkatkan tempo permainan baru berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua melalui aksi Sos Suhana di menit ke 49. Gol kemenangan Kamboja akhirnya tercipta pada menit ke 55 melalui Keo Sokpheng setelah memanfaatkan miss-koordinasi yang terjadi antara pemain bertahan Guam dengan penjaga gawang.
Keunggulan 2-1 yang dimiliki oleh Kamboja, pada akhirnya bertahan hingga usainya pertandingan. Dengan demikian, maka secara agregat Kamboja melaju ke babak utama kualifikasi dengan margin 3-1. Pasalnya, pada leg pertama lalu, mereka juga berhasil menang tipis 1-0 melalui gol tunggal yang dicetak oleh pemain bintang mereka Chan Vatanaka.
Kelolosan Kamboja ke babak kualifikasi tentu menjadi sebuah hal yang positif bagi persepakbolaan Asia Tenggara. Pasalnya, sebelum Kamboja memastikan satu tempat di babak kualifikasi, Indonesia telah memastikan satu slot terlebih dahulu. Pada babak play-off sebelumnya, Indonesia dalam dua kali laga berhasil mengandaskan perlawanan dari Taiwan.
Pada leg pertama, skuat Garuda berhasil menang tipi 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Ramai Melvin Rumakiek dan juga Evan Dimas, sementara di leg kedua, Indonesia berhasil menang dengan skor yang lebih meyakinkan, 3-0 melalui gol yang dicetak oleh Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya dan juga Witan Sulaeman.
Baca Juga
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
Artikel Terkait
News
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar
-
Tak Sekadar Riding, Begundal War Wer Tunjukkan Sisi Positif Komunitas Motor
-
Generasi Peduli Iklim, Komunitas yang Ubah Keresahan Jadi Aksi Nyata
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S