Timnas Korea Selatan akan menjalani laga perdana mereka di gelaran Piala Dunia 2022 pada hari Kamis, 24 November 2022 dengan melawan Uruguay yang merupakan perwakilan dari zona Conmebol Amerika Latin. Jika membandingkan kekuatan kedua kesebelasan, di atas kertas Uruguay tentu akan mampu mengatasi perlawanan dari Son Heung Min dan kawan-kawan. Namun perlu diingat, Korea Selatan bukanlah negara yang mudah untuk ditaklukkan, bahkan oleh negara yang memiliki kemapanan dan prestasi mentereng di gelaran Piala Dunia sekalipun.
Kita tentu saja masih ingat dengan perlawanan heroik yang ditunjukkan oleh Son Heung Min dan kolega ketika berhadapan dengan Jerman pada gelaran Piala Dunia 2018. Di Piala Dunia Rusia, Taeguk Warriors yang digempur habis-habisan oleh Der Panzer Jerman di laga pamungkas grup F, justru berhasil memporak-porandakan berbagai prediksi yang beredar. Secara cerdik, coach Shin Tae Yong memainkan kontra strategi yang apik, sehingga pada akhir pertandingan, anak asuhnya mampu mencuri dua gol melalui Kim Young Gwon dan Son Heung Min sehingga mampu membuat Jerman tertunduk lesu. Meskipun pada akhirnya Korea Selatan tak mampu lolos ke babak kedua, namun catatan mereka dalam mengandaskan Jerman yang berstatus sebagai juara bertahan, menjadi sebuah hal yang fenomenal.
Baca juga: Link Streaming Piala Dunia 2022 Swiss vs Kamerun Secara GRATIS
Pun demikian halnya dengan edisi kali ini. Meskipun secara peringkat FIFA Korea Selatan kalah dengan Uruguay, namun hal tersebut bukanlah sebuah jaminan jika wakil Amerika Latin tersebut akan mampu mengalahkannya dengan mudah. Memang, catatan pertemuan kedua negara di pentas Piala Dunia masih berpihak kepada Uruguay, namun sekali lag, hal itu bukanlah jaminan Uruguay bisa menang mudah, atau bahkan memenangi laga kali ini.
Sekadar informasi, disadur dari laman fifa.com, Korea Selatan dan Uruguay telah bersua sebanyak dua kali di Piala Dunia. Pertemuan pertama terjadi di fase grup Piala Dunia 1990, di mana saat itu Uruguay menjadi pemenang dengan skor 1-0, dan pertemuan kedua, terjadi di babak 16 besar Piala Dunia 2010, yang kembali dimenangkan oleh Uruguay dengan skor 2-1.
Namun, semua itu bukanlah garansi kemenangan bagi Uruguay di pertandingan kali ini. Selain Korea Selatan dihiasi dengan taburan skuat yang merata, mereka tentu juga memiliki motivasi tersendiri untuk mengikuti jejak dua wakil Asia, Arab Saudi dan Jepang yang berhasil membuat kejutan dengan mengandaskan tim sekelas Argentina dan Jerman. Jadi, kita tunggu kejutan ketiga dari wakil Asia malam ini!
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Tag
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Dari Yogyakarta, Solo hingga Thailand Nova Arianto Buru Komposisi Terbaik Timnas Indonesia U-20
-
I.League Cabut Larangan Suporter Tandang, Pertama Sejak Tragedi Kanjuruhan
-
Kontroversi Youtuber Korsel Bae In-gyu, Ditemukan Tewas Jatuh dari Apartemen
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
News
-
PATRIBERA 2026 Hadirkan AHY hingga Diskoria, Warnai Langkah Awal Mahasiswa Baru UPNVJ
-
Usai Upacara HUT ke-81 RI, DKI Jakarta Kirim Nakes dan Galang Rp3,8 M untuk NTT
-
Resep Rahasia Don Rare Jaga Harmoni Alam dan Budaya di Desa Sejahtera Astra Les
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
Terkini
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan