Ilustrasi jalan (pixabay.com/Free-Photos)
Derai tawaku mengalun bertaut
Bahagiaku menari-nari
Berjingkrak-jingkrak ramai
Merayakan salahmu
Pekikan syukurku riuh
Melantangkan serapah
Kau telah dikekalkan
Salah meriwayatkan burukmu
Dalam kepalaku
Tag
Komentar
Berikan komentar disini >
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Tim Favorit Justru Paling Tertekan di Piala Dunia 2026, Benarkah?
-
Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga
-
Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Satu Program, Seribu Panggung: Jejak Narasi MBG dalam Pidato Prabowo