Ilustrasi jalan (pixabay.com/Free-Photos)
Derai tawaku mengalun bertaut
Bahagiaku menari-nari
Berjingkrak-jingkrak ramai
Merayakan salahmu
Pekikan syukurku riuh
Melantangkan serapah
Kau telah dikekalkan
Salah meriwayatkan burukmu
Dalam kepalaku
Tag
Komentar
Berikan komentar disini >
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Panggilan dari Dasar Laut Terdalam
-
Hari Autisme Sedunia: Melihat Dunia dari Mata Sam yang Bikin Kamu Sadar Kalau Beda Itu Indah
-
iPhone Air Jadi iPhone Tertipis, Apakah Ada Spek yang Dikorbankan?
-
3 Parfum White Tea Terbaik untuk Halalbihalal, Wangi Clean Anti-Nyengat
-
Hati-Hati "Antek" Asing Berinsang: Sisi Gelap Ikan Sapu-Sapu yang Merusak Ekosistem