Ilustrasi laut. (Pixabay/dimitrisvetsikas1969)
Diriku tenggelam dalam lautan kasihmu
Penuh belaian dan sentuhan rasa hangatmu
Seakan diriku takkan mungkin berpaling denganmu
Lautan cinta yang bergelombang di hatiku yang dalam
Melepas penat kerinduan pada manis rupamu
Afsun kemilau wajahmu berseri-seri
Bak purnama yang memancarkan sinarnya
Kuingin kita hidup bersama sehidup selamanya
Saling berbagi rasa suka dan duka bersama
Tawa dan senyummu membuatku tersipu malu
Membuatku terbayang-bayang senyum manis sepanjang hari
Kini kita telah dipersatukan dalam ikatan suci
Ikatan suci nan langgeng hingga maut
Sampai akhirnya kita berdua kan terpisahkan selamanya
Berharap kita dipertemukan di surga-Nya kelak
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Hardiknas Dirayakan, Tapi Mengapa Pendidikan Masih Menyisakan Kekhawatiran?
-
Seni Mengenal Diri Lewat Teman: Membaca Kita Adalah Siapa yang Kita Temui
-
Buku Waras di Zaman Edan: Seni Bertahan Tanpa Ikut Gila
-
Seunghoon CIX Umumkan Pensiun dari Dunia Musik, Tutup Perjalanan 7 Tahun
-
Kupeluk Kamu Selamanya: Sebuah Refleksi Kasih Tanpa Batas, Ruang, dan Waktu