Ilustrasi Orang Memakai Jaket. (Pixabay)
Jaket bersejarah kini nampak pudar
Hilang warna dan tak kenal identitas lagi
Jaket tua kini sudah lusuh
Jaket yang menyimpan banyak kenangan
Jaket tua menjadi dambaan pada masanya
Menjadi teman juang sampai kepada lorong-lorong
Tak kenal ampun terik panasnya matahari
Jaket tua memberikan hangat saat musim hujan tiba
Jaket tua jadi saksi sejarah
Saksi para manusia-manusia bersatu melawan penjajah
Jaket tua menjadi identitas melawan kemunafikan
Hingga jaket tua pun merasakan ombang-ombing jalan perjuangan
Jaket tua kini sudah lusuh
Jaket tua bahkan tak terawat lagi
Namun ia seakan berteriak saat malam tiba
Menangisi kisah pilu dan bodohnya generasi saat ini
Majene, 27 Juli 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Dompet Kelas Menengah Lagi Kering, Alarm Bahaya Buat Ekonomi?
-
Prabowo, Reformasi yang Capek, dan Mimpi Orde Transformasi
-
Tertimpa Kasus Bukan Kiamat: Cara Perusahaan Bangkit dari Krisis
-
PPN Naik, UMKM Diuji: Disuruh Kuat atau Dibiarkan Sekarat?
-
Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Loud Budgeting: Seni Jujur Soal Uang Tanpa Perlu Terlihat Miskin
-
Cerita Pendek untuk Kasih Sayang yang Panjang
-
Sinopsis Mushoran Mitsuboshi, Drama Kuliner Jepang Dibintangi Koike Eiko
-
Kisah 13 Anak dan Dunia Penuh Kehangatan di Novel "Angin dari Tebing 1"