(Pixabay)
Tak kenal lelah dan besarnya musuh.
Terus berjuang walau badai menghadang bertubi-tubi.
Obor kesetiaan dan perjuangan tak pernah padam.
Melawan secara total dengan segala kekuatan.
Semakin terbentur ia pun makin terbentuk.
Percaya pada kekuatan sendiri.
Hingga musuh tersudutkan sampai ke pojok.
Melawan semua kebatilan dengan bait-bait Tuhan.
Tak ada kemenangan di atas kebatilan.
Yang batil pasti akan musnah dari kebenaran dan kebaikan.
Perjuangan total adalah kekuatan yang melangit.
Totalitas pendobrak tembok-tembok yang menghadang.
Camba Majene, 3 Agustus 2021
Baca Juga
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
-
Mengapa Rezeki Bisa Seret? Ini Penyebabnya dalam Islam
-
Antara Doa dan Pintu yang Tertutup: Memahami Sajak Joko Pinurbo
-
4 Alasan Buku Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan Wajib Kamu Baca!
-
Puisi Wiji Thukul Kembali Menggema: Peringatan dalam Pusaran Ketidakadilan
-
Rayakan Hari Puisi Sedunia Lewat 5 Buku Puisi Terbaik Karya Sastrawan Dunia
Sastra
Terkini
-
Ki Hadjar Dewantara Menangis, Pendidikan yang Dulu Dibela, Kini Dijual
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
A Minecraft Movie: Masuk Dunia Game di Hari Lebaran, Wuih Seru!
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Lapau Rang Sangka: Surga Sarapan Minang di Jalan Cipta Karya Pekanbaru