Hukum dan kekuasaan adalah dua hal yang berbeda namun memiliki keterkaitan yang erat. Bagaimana tidak, di berbagai negara kita bahkan menjumpai bagaimana mudahnya orang-orang yang berkuasa mendapatkan privilege dalam bidang hukum. Bagaimanapun, mereka yang memiliki kekuasaan, dan ditunjang dengan harta melimpah, merupakan anak emas dalam hal permasalahan hukum.
Dalam film Proof of Innocence yang rilis pada tahun 2016 lalu, kita akan mengetahui, bagaimana mudahnya orang-orang yang memiliki kekuasaan mengatur dan mempermainkan hukum. Bahkan, mereka tak segan untuk mengorbankan orang lain yang tak bersalah demi bisa mencapai tujuan yang mereka harapkan. Namun, akan selalu ada orang-orang baik yang akan terus melawan, dan berusaha menegakkan keadilan, sesuai dengan yang seharusnya berlaku.
Adalah Choi Pil Jae (yang diperankan oleh Kim Myung Min), mantan polisi idealis yang kini bekerja sebagai pengacara, menerima sebuah surat dari penjara. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa, seorang tahanan bernama Kwon Soon Tae (diperankan oleh Kim Sang Ho), seorang terpidana mati yang bersikeras bahwa dirinya tak bersalah dan hanya menjadi korban fitnah, meminta bantuan untuk penyelesaian kasusnya.
Semula, Choi Pil Jae tak begitu mengindahkan surat tersebut, namun ketika mengetahui bahwa detektif yang menangai kasus Kwon Soon Tae adalah saingannya ketika berada di kepolisian dahulu, maka pada akhirnya Choi Pil Jae bersedia untuk membantu Soon Tae. Sejatinya, tujuan utama dari Pil Jae hanyalah untuk membalas dendam pribadi kepada sang pesaing, namun ketika mengetahui duduk permasalahannya tidaklah semudah yang diperkirakan, maka pada akhirnya Pil Jae dengan tulus membantu Soon Tae dan menangani kasus yang dihadapinya.
Dan ternyata, dibalik kasus yang menjerat Kwon Soon, terdapat tokoh berpengaruh dan berkuasa di Korea Selatan. Bahkan, sang tokoh yang disebut “madame” ini mampu mengatur skenario untuk mempermainkan hukum. Tentu saja bukan sebuah hal yang mudah bagi Pil Jae untuk menyelesaikan kasus ini. Namun, demi kemanusiaan dan juga rasa iba-nya pada Soon Tae, Pil Jae pada akhirnya mengatur siasat untuk menjerat sang madame ke jalur hukum dan membongkar semua kejahatannya. Ingin tahu aksi apa saja yang dilakukan oleh Pil Jae? Semuanya ada di film Proof of Innocence yang juga dikenal dengan judul Special Investigation: Condemned Criminal’s Letter ini. Saksikan dan nikmati keseruannya ya!
Tag
Baca Juga
-
Regulasi Asian Games 2026 serta Kekecewaan Besar yang Mengintai Penggawa Garuda dan para Suporter
-
Timnas Indonesia, Asian Games 2026 dan Blunder Pemangku Kebijakan yang Terus Meminta Tumbal
-
Guliran Piala Asia U-17 dan Beban Berat yang Ditinggalkan oleh Nova Arianto bagi sang Suksesor
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
Artikel Terkait
Ulasan
-
Ulasan Film Unbroken: Perjuangan Atlet Olimpiade Bertahan Hidup dalam Perang Dunia II
-
Film Human Resource: Kritik Tajam terhadap Kapitalisme Asia
-
Orang-Orang Oetimu: Satir Kelam dan Gugatan Kemanusiaan dari Tanah Timor
-
Upaya Mencari Arah Kehidupan Lewat Buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?
-
Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan, Tragedi Sebuah Kecantikan
Terkini
-
Secangkir Kopi yang Terlambat Manis
-
Proyek Biopik Frank Sinatra Masih Mandek, Leonardo DiCaprio Angkat Bicara
-
Apatisme Sebagai Bentuk Protes Baru: Mengapa Diamnya Warga Adalah Alarm Bahaya?
-
Anti Ribet! 4 Ide OOTD Minimalis ala Wonyoung IVE yang Super Effortless
-
Kreativitas Siswa Tumbuh Lewat Inkuiri Kolaboratif di SMAN 4 Yogyakarta