Sebelum aktivitas harian dimulai, perlu sarapan untuk mendapatkan asupan tenaga yang lebih sehingga dapat beraktivitas dengan maksimal. Salah satu sarapan yang dapat menyehatkan yaitu gado-gado, merupakan makanan khas Indonesia bahkan setiap daerah dapat kita temui kuliner satu ini.
Begitu juga dengan di daerah Mendalo, Kecamatan Luar Kota Jambi terdapat salah satu warung yang menjual gado-gado yaitu sarapan pagi Bude Okan.
Gado-gado ini juga dikenal sebagai sebuah salad yang kaya gizi serta memiliki cita rasa yang lezat. Kata gado-gado diartikan sebagai campur-campur yaitu satu porsi kuliner ini terdiri dari beragam jenis sayuran dan komponen.
Warung Bude ini berlokasi di area kompleks ruko Mendalo Mas yang berjarak kurang lebih 1 menit perjalanan dari gerbang Universitas Jambi. Jika pengunjung memasuki area kompleksnya, posisi warung Bude ini berada di sebelah kanan dan memiliki spanduk nama di depannya sehingga mudah untuk dijangkau.
Bude Okan sempat beberapa kali pindah lokasi jualan yang sebelumnya berada di jalan lintas utama, mengingat semakin banyaknya pelanggan dan dikhawatirkan mengganggu lalu lintas maka lokasi berjualan Bude Okan akhirnya pindah ke tempat saat ini di ruko Mendalo Mas.
Seperti gado-gado pada umumnya, gado-gado Bude Okan juga terdiri dari berbagai macam sayuran yang dihidangkan dengan tambahan kuah kacang.
Bude Okan juga menambahkan lontong pada setiap satu porsi gado-gado ini, jadi wajar jika satu porsi gado-gado ditempat ini melimpah. Harga 12 ribu rupiah pada setiap porsinya membuat banyak pelanggan yang rela antre untuk dapat menikmati sarapan dengan gado-gado.
Didominasi mahasiswa, warung sarapan Bude Okan menjadi salah satu alternatif pilihan sarapan pagi sebelum berangkat kuliah ataupun kerja dan saat ini cukup dikenal khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah Mendalo.
Warung ini juga menyediakan menu lainnya di antaranya nasi gemuk, lontong sayur, nasi soto, mie rebus, mie goreng hingga gorengan serta berbagai macam minuman yang dapat pengunjung pilih sesuai keinginan.
Bagi pengunjung yang ingin makan di tempat, warung ini menyediakan beberapa meja dan kursi yang cukup menampung pelanggan menikmati kelezatan gado-gado racikan Bude Okan yang lezat dengan porsi jumbonya.
Baca Juga
-
Perahu Baganduang: Saat Anak Muda Menolak Lupa di Arus Modernisasi
-
Inspirasi Ekonomi Kreatif Lokal: Saat Barista Kampung Punya Skill Ibu Kota di Hijrah Kopi
-
Tergulung Doomscrolling, Ketika Layar Jadi Sumber Cemas
-
Tersesat di Usia Muda, Mengurai Krisis Makna di Tengah Quarter Life Crisis
-
Fame Cafe Jambi: Suasana Santai, Rasa Juara, Bikin Tak Mau Pulang
Artikel Terkait
-
Timphan, Kue Khas Aceh Berbalut Daun Pisang yang Bikin Ketagihan
-
Aroma Sentra Kuliner Ikan Asap, Magnet Pengendara Jalur Pantura Probolinggo
-
Gurihnya Lontong Balap, Kuliner Khas Pesisir di Kota Surabaya
-
Bikin Nagih, Lembutnya Cita Rasa Roti Kukus '46' di Kota Jambi
-
Bau Peapi Khas Mandar, Kuliner Warisan Lokal yang Menggugah Selera
Ulasan
-
Seluk-Beluk Distribusi Buku di Balik Kehangatan Toko Buku Kobayashi
-
Menyusuri Jalur TeleSamosir: Wisata Edukasi Geologi di Jantung Kaldera Toba
-
Thrash: Film dengan Premis Gila yang Menggabungkan Dua Horor Klasik
-
Buku Ego is The Enemy, Ketika Ego Jadi Penghalang Sukses
-
Leiden 2020-1920: Saat Sejarah Menjadi Misteri yang Harus Diselidiki
Terkini
-
Redmi Pad 2 4G, Tablet Rp2 Jutaan Paling Worth It? Kualitas Layar 2,5K 90Hz
-
Lonjakan Harga Plastik dan Kebenaran yang Selama Ini Terabaikan
-
Cinta Laura Murka Soal Pelecehan di FH UI: "Minta Maaf Bukan Tiket Bebas Sanksi!"
-
Godzilla Minus Zero Rilis Teaser Perdana, Berlatar 2 Tahun Usai Kehancuran
-
Membaca Dalil-Dalil Agama Gus Dur: Menyusuri Jembatan Keilmuan Islam di Indonesia