Novel Jakarta Sebelum Pagi ini ditulis oleh Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Nama penulisnya memang unik, sebagaimana cerita dalam novel ini. Alur yang kompleks dan gaya bahasa yang jenaka menjadi daya tarik novel yang mengambil latar kehidupan dan suasana Jakarta ini.
Tokoh utama yang ada di dalam novel adalah seorang wanita karier bernama Emina yang terobsesi dengan buku Animal Farm karya George Orwell. Tak heran, ia sering latah dan menyebut-nyebut kata "babi" saking terpengaruhnya dengan buku tersebut.
Cerita bermula ketika Emina mendapatkan surat misterius yang dikirim ke apartemennya. Karena penasaran dengan beberapa surat yang terus menerus dikirim untuk dirinya tersebut, akhirnya Emina berniat untuk menyelidikinya.
Penyelidikan itu pun membawa Emina berkenalan dengan Suki, seorang anak perempuan berusia 12 tahun yang merupakan keturunan Jepang.
Adanya karakter Suki inilah yang menjadi salah satu daya tarik dalam novel ini. Suki yang menyukai upacara minum teh yang merupakan ritual dan tradisi dari Jepang tersebut beberapa kali mengajak Emina untuk hadir di ritual minum teh di restoran milik keluarganya.
Perkenalan dengan Suki pun berlanjut dengan pertemuan Emina dengan sepupu Suki yang bernama Abel. Abel adalah seorang pemuda yang tinggal bersebelahan apartemen dengan Emina.
Namun selama ini Emina tidak mengetahui keberadaan Abel karena Abel sangat jarang keluar dari apartemennya. Ia berprofesi sebagai seorang freelancer yang memiliki phobia terhadap sentuhan dan suara. Hal ini menyebabkan Abel selalu menghindari orang dan keramaian.
Namun berbeda saat mengenal Emina, Abel yang selama ini selalu menghindari seseorang memilih dekat dengan gadis tersebut. Emina yang dibantu oleh Abel pun mengungkap satu per satu misteri yang ada dalam surat yang diterimanya.
Mereka mendatangi setiap tempat yang tersebar di Jakarta saat menjelang pagi hari, ketika suasana dalam kondisi sunyi dan Abel tidak perlu khawatir untuk menjalani kontak dengan manusia lain.
Surat-surat tersebut ternyata adalah surat yang berisi kisah cinta Pak Meneer dengan seorang sahabatnya. Menelusuri penggalan kisah demi kisah tersebut membawa Emina dan Abel menelusuri suasana kota Jakarta mulai dari Kanal Molenvliet hingga Bundaran HI.
Tidak hanya tentang kisah cinta, namun Jakarta Sebelum Pagi ini memberikan banyak pesan moral tentang pencarian jati diri, kesetiaan, empati, passion, hingga kebijaksanaan.
Meskipun alur cerita terkesan kompleks, namun cerita dalam Jakarta Sebelum Pagi ini masih mudah untuk dicerna dan diikuti. Bagi kamu yang suka bacaan genre romance, novel ini bisa menjadi salah satu dari wishlist-mu!
Baca Juga
-
Jangan Kalah Sama Monyet: Kumpulan Gagasan di Era Disrupsi
-
Atasi Kecanduan Gadget Anak Lewat Baca Nyaring dalam The Book of Read Aloud
-
Sharing Literasi Keuangan dari Ayah Milenial di Buku Kamu Tidak Sendirian
-
Buku Perjalanan Menerima Diri, Wujudkan Self Love dengan Latihan Journaling
-
Buku Obat Sedih Dosis Tinggi, Refleksi agar Semangat Menjalani Hidup
Artikel Terkait
-
Ulasan Novel Sunshine Becomes You: Cinta, Seni, dan Pertumbuhan Diri
-
Resensi Buku I Was Here, Mencari Kebenaran dari Kematian Seorang Sahabat
-
Buku Kereta Malam Menuju Harlok: Kisah Anak-Anak Panti yang Mengharukan
-
Ulasan Novel 'Aroma Karsa' Karya Dee Lestari, Kisah Unik dan Kompleks
-
Walk The Line, Menyelami Kehidupan Seorang Pengasuh Anak Autis
Ulasan
-
Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh
-
Menjadi 'Pemantik Api' Diri Sendiri dalam Buku The Fire Starter Sessions
-
Setelah Menonton MV Sal Priadi, Saya Sadar Doa Tak Selamanya Soal Meminta
-
Ulasan Film Roommates: Komedi Segar tentang Dua Sahabat yang Tak Akur
-
Kesan Buya Hamka Berkunjung di Irak lewat Buku Di Tepi Sungai Dajlah
Terkini
-
Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
-
Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun
-
4 Serum Lokal Vitamin C untuk Cegah Kulit Kusam dan Lelah Akibat Polusi
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta