Pernahkah kamu merasa kesulitan dalam belajar? Merasa sudah belajar mati-matian tapi tak kunjung pintar? Padahal belum tentu demikian, sebab bisa jadi kamu hanya belum menemukan cara belajar yang cocok untuk dirimu. Menurut buku yang akan saya ulas kali ini, dengan memahami cara otak bekerja, kita dapat menemukan rahasia bagaimana cara mempelajari hal baru bahkan hal yang paling sulit untuk kita sekalipun.
Buku "Learning How to Learn" ini ditulis oleh tiga ahli dalam belajar. Mereka adalah Barbara Oakley seorang profesor teknik, Terry Sejnowski seorang profesor Francis Crick, dan Alistair McConville yang merupakan Direktur Pembelajaran dan Inovasi di Bedales School di Hampshire, Inggris.
Mereka membagikan ilmunya melalui buku ini agar pembaca mau membuka potensi mereka yang sudah lama mereka pendam. Dan ada cerita menarik dari salah satu penulis buku ini yakni Barbara Oakley. Dia mengaku jika dulu ia tidak menyukai pelajaran matematika dan IPA, namun kini dia bisa menjadi seoran profesor teknik. Alasannya adalah, ia berusaha mengenali apa yang ia bisa, bukan apa yang ia suka.
Sebab selama ini kita terlalu sering mendengar nasihat untuk mencoba memulai sesuatu dari apa yang kita suka. Padahal nyatanya hal tersebut tidak selamanya baik. Sebab pada hal yang kita suka sekalipun, tidak menutup kemungkinan bagi kita untuk merasa takut gagal dan muncul keraguan lainnnya. Hingga akhirnya tanpa kita sadari kita menghindar dari proses belajar yang dirasa terlalu berat itu.
Untuk bisa berdamai dengan proses belajar, kita perlu mengubah caranya terlebih dahulu. Dalam buku ini, terdapat banyak cara menyenangkan dalam mempelajari suatu hal. Beberapa prosesnya adalah dengan membangun fokus, menyempatkan untuk istirahat, tidur yang cukup setelah belajar, atau berdiskusi.
Beberapa poin penting yang saya rangkum dari buku ini untuk mempermudah kita dalam mempelajari hal baru adalah:
1. Temukan sesuatu yang benar-benar menarik minatmu. Tak masalah menjadi berbeda dari yang lain. Tidak menguasai suatu hal yang banyak dikuasai orang lain tidak lantas membuat kita menjadi bodoh.
2. Jangan takut untuk bertanya. Kita pasti pernah merasa takut untuk bertanya entah karena grogi atau takut direndahkan karena ketidaktahuan kita akan suatu hal. Padahal, bertanya adalah salah satu cara agar kita bisa keluar dari ketidaktahuan tersebut. Maka berhentilah merasa malu, tak perlu terlalu memikirkan tanggapan orang lain terhadapmu, dan tanyakan apapun yang ingin kamu tahu.
3. Bersiaplah untuk bekerja dengan orang lain. Bekerjalah dengan orang-orang kreatif dan lihat betapa banyak ide-ide baru yang akan kamu miliki.
4. Jadikan pembelajaranmu aktif kapan pun kamu bisa. Agar ilmu yang kita pelajari tidak hanya menjadi teori yang tersimpan di dalam otak, kita perlu mempraktikkannya.
Selain membagikan berbagai cara menyenangkan dalam belajar, buku ini juga menyajikan fakta-fakta mengenai hal-hal yang dapat menjebak kita dalam memahami ilmu baru yang tanpa kita sadari sering sekali kita lakukan. Selengkapnya, silakan baca sendiri, ya. Selamat membaca!
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Novel Homicide and Halo-Halo: Misteri Pembunuhan Juri Kontes Kecantikan
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Ulasan Buku Terapi Luka Batin: Menemukan Kembali Diri Kita yang Belum Utuh
-
Ulasan Novel Animal Farm karya George Orwell: Revolusi Menjadi Tirani
-
Ulasan Novel 1984 karya George Orwell: Kengerian Dunia Totalitarian
Ulasan
-
Ulasan Manga Sesame Salt and Pudding: Potret Romantis Pernikahan Beda Usia
-
Ulasan Novel Notes from Underground: Memahami Pemikiran Eksistensialis
-
Review Film Pabrik Gula: Teror dengan Kombinasi Kocak yang Seru Banget!
-
First Impressions Drama 'Korea The Divorce Insurance', Worth It Gak Sih?
-
Review Novel 'Entrok': Perjalanan Perempuan dalam Ketidakadilan Sosial
Terkini
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
Spider-Man: Brand New Day, Jembatan Multiverse MCU ke Avengers: Doomsday
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025
-
22 Tahun Bersama, TVXQ Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment