Akal adalah anugerah dari Tuhan yang harus selalu kita syukuri. Akal inilah yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya di muka bumi ini. Dengan akal, manusia dapat berpikir. Dengan akal pula, manusia bisa membedakan mana hal yang baik untuk dilakukan, dan hal-hal buruk yang tak sepantasnya dikerjakan.
Rizem Aizid dalam buku ‘Dahsyatnya Kekuatan Pikiran Bawah Sadar’ menjelaskan bahwa ada satu komponen (organ tubuh) di dalam diri manusia yang memiliki fungsi sangat dahsyat. Komponen ini menentukan seluruh aktivitas sehari-hari, seperti berpikir, bergerak, melakukan suatu tindakan, bertingkah laku, dan sebagainya.
Tanpa keberadaannya, mustahil kita bisa menjadi manusia sempurna (sehat jasmani dan rohani). Komponen penting yang dimaksud yakni pikiran (otak). Hal ini tidak diragukan lagi karena pikiran yang bersemayam di dalam otak adalah pengendali hidup kita (hlm. 5).
Disadari atau tidak, segala aktivitas yang kita kerjakan, mulai dari yang ringan hingga yang berat, semuanya bermula dari pikiran. Oleh karenanya, penting bagi setiap orang untuk selalu mengedepankan pikiran yang positif agar perilakunya juga dapat menjadi positif.
Confucius, seorang pemikir dan filsuf terkenal asal negeri Tirai Bambu, pernah berkata: “Perhatikan pikiran Anda karena itu bakal menjadi ucapan. Perhatikan ucapan Anda karena itu akan menjadi tindakan. Perhatikan perbuatan Anda karena itu bakal menjadi kebiasaan. Perhatikan kebiasaan Anda karena itu akan menjadi karakter. Perhatikan karakter Anda karena itulah takdir yang wajib engkau jalani” (hlm. 12).
Pikiran terbagi menjadi dua macam. Dalam buku ini diterangkan dua macam pikiran, yakni pikiran sadar dan bawah sadar. Kedua jenis pikiran itulah yang mengendalikan hidup Anda. Berikut penjelasan ringkasnya:
Pertama, pikiran sadar. Yakni pikiran yang mengendalikan tubuh manusia saat dalam kondisi sadar. Pikiran sadar ini berhubungan dengan logika, nalar, dan juga bersifat analitis. Contohnya, Anda dapat berhitung, mencerna sesuatu, memilih, pergi ke suatu tempat, dan lain-lain.
Kedua,pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar adalah gudang memori manusia. Artinya, setiap informasi yang ditangkap oleh pancaindra dan telah melalui empat tahap proses pikiran sadar akan disimpan di dalam pikiran bawah sadar. Meskipun tidak dapat dilihat, pikiran bawah sadar memiliki kekuatan yang sangat dahsyat.
Bukti kedahsyatan pikiran bawah sadar adalah mampu mengendalikan aktivitas fisik tanpa disadari oleh pikiran sadar. Misalnya, tangan menggaruk pipi yang gatal tanpa direncanakan terlebih dahulu. Selain itu, pikiran bawah sadar juga mengungkap ide atau pemikiran yang berada di luar persepsi pikiran sadar (hlm. 37).
Buku karya Rizem Aizid yang diterbitkan oleh penerbit Laksana (Yogyakarta) ini berusaha menyibak rahasia kekuatan pikiran bawah sadar. Anda akan menemukan bahwa semua perilaku buruk ataupun hal-hal negatif pada diri manusia berasal dari sana. Bahkan, sifat penakut, rasa malu, atau perasaan cemas, semua itu dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar.
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
-
Review Anime Darker Than Black, Ketika Kekuatan Super Menjadi Kutukan
-
Keterampilan Mengelola Keuangan dalam Buku 'Mengelola Uang Saku'
-
Ulasan Buku Memberi Ruang, 72 Tulisan Pendek yang Menarik
-
Ulasan Novel Bungkam Suara, Dunia Fiksi yang Tak Terlihat di Peta Dunia
-
Pegadaian Dukung Potensi Agen Melalui Peluncuran Buku Agen Mental Juara
Ulasan
-
Review In the Grey: Perpaduan Strategi Militer dan Tipu Daya yang Brilian!
-
Miswan Tek Mina, Rahasia Kuah Segar di Balik Syahdunya Jambi Seberang
-
Ulasan Film Son-In-Law: Kisah Menarik tentang Impian Jos yang Hancur Total
-
Review Off Campus: Tema Persahabatan dan Trauma yang Disajikan Elegan
-
Dekonstruksi Stigma Maskulinitas dalam Buku Laki-Laki Tanpa Tanya
Terkini
-
Perempuan dan Inner Critic: Saat Suara dalam Diri Malah Jadi Musuh Terbesar
-
Film Pesta Babi tentang Apa? Tuai Kontroversi hingga Pembubaran Acara Nobar
-
Sering Catokan? Ini 5 Vitamin Rambut Biar Nggak Kering dan Tetap Sehat!
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
aespa Rangkul Kompleksitas Identitas diri di Lagu Whole Different Animal