SEVENTEEN telah merilis lagu cinta yang seru bertajuk 'Mansae'. Lagu dalam album 'Boys Be' ini dirilis pada tahun 2015 lalu. Mengusung tema boys dan remaja, SEVENTEEN menghadirkan konser cerah tentang jatuh cinta yang relevan dengan banyak orang, terutama di kalangan remaja.
Mansae berarti bahagia. Sehingga di lagu ini, ketigabelas member SEVENTEEN tampak menunjukkan semangat dan bahagia cinta pertama, tapi sekaligus juga tampak konyol dan posesif.
Lagu ini dibuka dengan pengalaman pertama saat mereka bertemu dengan sang gadis dan langsung menghipnotisnya hingga jatuh cinta. Namun setelahnya, ia menyadari kalau itu adalah tindakan bodoh.
Ia pun kerap memimpikan hal canggung tapi sekaligus tidak mengerti mengapa ia seperti ini. Tak hanya itu, ia juga sebenarnya punya banyak hal yang ingin diucap tapi semuanya terasa kaku. Sehingga ia pun berpikir, apa dulu ayahnya juga merasakan hal yang sama saat bertemu ibu?
'Mansae' milik SEVENTEEN terasa sangat natural dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Rasa canggung, konyol, dan bodoh khas orang jatuh cinta bisa dirasakan sejak detik pertama. Terlebih para membernya bergaya anak SMA dengan memakai seragam.
Lagu ini kemudian menunjukkan sisi posesif di bagian chorus dengan lirik:
"Wait, Girl. Never melt into someone else. I'm jealous. Wait, Girl. From now on i'll call you mine. Even if i'm timid, i'm carefull. From now on look at me my lady."
Terasa cringe tapi sekaligus lucu dan membawa nostalgia karena hampir semua orang mungkin juga mengalaminya. Akting para member SEVENTEEN juga mewakili para remaja dengan perbedaan karakternya.
Lagu ini juga menunjukkan bagaimana member SEVENTEEN ingin terlihat keren demi memikat hati si gadis. Khas anak baru puber yang jatuh cinta.
Lagu ini cocok untuk teman ke sekolah atau pulang setelah les. Bisa juga untuk menemani waktu luangmu sehingga terasa segar dan ceria. Dengan tempo sedang, 'Mansae' terasa pas untuk berbagai suasana.
Bagian yang paling saya suka dari lagu ini adalah Seungkwan dan Joshua di bagian chorus karena puncak dari semua kikuk dan kekonyolan yang dialami remaja adalah keposesifan mereka. Suaranya yang lembut tapi tegas seperti mewakili isi hati.
Bagaimana menurutmu?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tak Hanya Sesama Teman, Saat Guru dan Dosen Juga Jadi Pelaku Bully
-
Kisah Relawan Kebersihan di Pesisir Pantai Lombok
-
Viral Tumbler KAI: Bahaya Curhat di Medsos Bagi Karier Diri dan Orang Lain
-
Ricuh Suporter Bola hingga War Kpopers, Saat Hobi Tak Lagi Terasa Nyaman
-
Budaya Titip Absen: PR Besar Guru Bagi Pendidikan Bangsa
Artikel Terkait
-
Usai Lagu Bayar Bayar Bayar Dibredel Hingga Vokalis Kena PHK Sepihak, Sukatani Umumkan Jadwal Manggung Terbaru
-
Tolak Jadi Duta Polisi Usai Diintimidasi, Sukatani Banjir Doa
-
Usai Dibredel, Kini Band Sukatani Difitnah Jual Lagu 'Bayar Bayar Bayar' ke Label Besar
-
Band Dosen DOKAR 87 Serukan Perdamaian Dunia
-
Ahmad Dhani Kasih Contoh Langsung ke Agnez Mo Cara Hargai Pencipta Lagu, Bukan Cuma Ngomong Doang
Ulasan
-
Ulasan Novel Metamorfosa Samsa: Kisah Pria yang Berubah Jadi Serangga
-
Luka Sejarah dalam Perempuan dan Anak-Anaknya
-
Novel Promise: Ternyata Jujur adalah Nama Tengah Cinta
-
Buku Tuhan, Maafkan Masa Laluku: Teguran Keras untuk Kita yang Lalai
-
Film We Bury the Dead: Duka di Tanah Penuh Zombie yang Mengerikan!