Tayangkan Kasus FIFTY FIFTY, Episode SBS Unanswered Questions Tuai Kritikan

Hernawan | Gigi Ann
Tayangkan Kasus FIFTY FIFTY, Episode SBS Unanswered Questions Tuai Kritikan
FIFTY FIFTY (allkpop.com)

Program TV SBS "Unanswered Questions" baru-baru ini mengejutkan publik setelah menduduki puncak daftar keluhan pemirsa di Komisi Standar Komunikasi Korea usai menayangkan episode kasus FIFTY FIFTY dengan agensinya, ATTRAKT.

Dilansir dari laporan Allkpop pada Minggu (1/10), Komisi Standar Komunikasi Korea (KCSC) melaporkan jumlah keluhan pemirsa terbesar dari Januari hingga Agustus pada tahun 2023 resmi dipegang oleh program "Unanswered Questions". 

Menurut data yang diterima oleh Yoon Du Hyun selaku anggota Majelis Nasional dari Partai Kekuatan Rakyat serta bagian dari Komite Sains, ICT, Perencanaan Masa Depan, Penyiaran dan Komunikasi, episode "Unanswered Questions" yang tayang di tanggal 19 Agustus lalu itu memperoleh sebanyak 1.146 keluhan yang turut mendorong KCSC untuk meninjau ulang apakah situasi tersebut benar-benar memerlukan proses penyelidikan.

Melalui episode khusus tersebut, terdapat wawancara dengan keluarga dari para anggota FIFTY FIFTY yang menuai kritikan pedas warganet karena dianggap memihak FIFTY FIFTY. Pihak keluarga menyebut ATTRAKT dengan sengaja meminta member untuk membuang seluruh kiriman makanan dari rumah.

Namun, menanggapi episode kontroversial tersebut, Dispatch sebagai outlet media Korea terkenal bahkan membantah dengan memberikan sejumlah bukti yang menggemparkan. Hal ini lantas membuat SBS memberikan permintaan maaf terbuka dengan menyebut pihaknya akan kembali melakukan investigasi ulang terkait kasus FIFTY FIFTY dan ATTRAKT.

Sementara itu, pada Senin (28/8), kasus FIFTY FIFTY telah ditolak oleh Divisi Sipil ke-50 di Pengadilan Distrik Pusat Seoul atas perintah penangguhan kontrak eksklusif terhadap ATTRAKT. 

Menurut keterangannya, pengadilan menolak tiga gugatan FIFTY FIFTY, yakni kegagalan memenuhi kewajiban penyelesaian, mengabaikan kewajiban perlindungan kesehatan, serta kurangnya dukungan yang memadai. Pengadilan tak melanjutkan gugatan itu karena dianggap pihak FIFTY FIFTY kekurangan bukti yang kuat. Dengan itu FIFTY FIFTY harus menghadapi tantangan lain dalam melawan agensinya.

ATTRAKT disinyalir akan menuntut miliaran won dari para member sebagai bentuk kompensasi atas kerugian yang terjadi. Hal tersebut berdasarkan data penjualan lagu hit "Cupid" yang disebut memperoleh keuntungan berkisar hingga puluhan miliar won atau setara puluhan hingga ratusan miliar rupiah.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak