Tas Hermes Shandy Aulia di Swiss Jadi Sorotan, Ramai Dibandingkan Warganet?

Hayuning Ratri Hapsari | Natasya Regina
Tas Hermes Shandy Aulia di Swiss Jadi Sorotan, Ramai Dibandingkan Warganet?
Shandy Aulia (Instagram/shandyaulia)

Baru-baru ini nama Shandy Aulia kembali ramai diperbincangkan warganet usai ia membagikan momen liburannya di Swiss yang kemudian style-nya diulas oleh akun Instagram @hermes.selebriti.

Penampilan aktris tersebut langsung menyita perhatian, terutama karena aksesori yang dikenakannya terlihat mencolok dan bernilai fantastis.

Gaya Liburan Shandy Aulia di Swiss

Dalam unggahan yang beredar, Shandy Aulia tampil mengenakan pakaian hangat khas musim dingin. Di tangannya, ia menenteng sebuah tas mewah berbahan kulit buaya yang langsung menjadi pusat perhatian warganet.

Penampilannya terlihat elegan dan effortless, seolah menegaskan gaya hidup kelas atas yang lekat dengan citra tas tersebut.

Detail Tas Hermes yang Ditenteng

Akun @hermes.selebriti menyebut tas yang dibawa Shandy Aulia merupakan Hermes Kelly K25 berbahan kulit buaya Nil dengan sentuhan akhir matte.

Warna tas tersebut digambarkan menyerupai gradasi pegunungan Himalaya, dipadukan dengan hardware palladium yang memberi kesan eksklusif dan berkelas.

Penelusuran lebih lanjut melalui laman madisonavenuecouture.com menunjukkan bahwa tas tersebut dibanderol dengan harga mencapai USD245 ribu atau setara sekitar Rp4,04 miliar.

Harga Fantastis Picu Kecurigaan Warganet

Nilai tas yang fantastis itu kembali memicu spekulasi warganet. Isu lama yang sempat viral pada Desember 2025 mengenai dugaan Shandy Aulia sebagai simpanan pejabat kembali diungkit.

Banyak warganet mempertanyakan sumber dana yang digunakan untuk membeli tas mewah tersebut.

Hal ini semakin disorot lantaran nama Shandy Aulia dinilai sudah cukup lama jarang terdengar aktif berkarya di dunia hiburan.

Status Janda Ikut Disorot

Status Shandy Aulia sebagai janda usai resmi bercerai dari David Herbowo pada Juli 2023 juga menjadi bahan perbincangan. Sebagian warganet mengaitkan kehidupan pribadinya dengan gaya hidup yang dianggap semakin glamor setelah berpisah.

"Janda ini ngeri. Aku tidak tahu apa pekerjaannya sekarang, tapi tas-tasnya mahal sekali," komentar akun @maharani***.

"Waktu ada suami setaun sekali paling banter ke LN, sekarang giliran menjanda makin menyala," sahut akun @net***.

"Aroma menggunakan duit rakyat tercium dari jarak ribuan kilometer. Menyala duit pajakku," sentil @whibeewhita_me***.

Dibandingkan dengan Nagita Slavina dan Syahrini

Tak berhenti di situ, sebagian warganet juga membandingkan Shandy Aulia dengan figur publik lain seperti Nagita Slavina dan Syahrini yang dikenal sebagai kolektor tas Hermes.

Menurut mereka, Nagita dan Syahrini belum pernah memamerkan tas dengan nilai mencapai Rp4 miliar, sehingga Shandy Aulia dianggap melampaui keduanya.

Padahal Nagita Slavina dikenal sebagai istri Raffi Ahmad yang berprofesi sebagai artis, pengusaha, sekaligus pejabat. Sementara Syahrini menikah dengan Reino Barack yang merupakan pengusaha kaya raya.

"Wow menyala kal bahkan Nagita Slavina aja belum punya tas yang sampai 4M. Emang dia kerja dan usahanya apa sih jadi kepo deh," tulis seorang warganet.

"Syahrini kan istri pengusaha ya, kalo dia siapa artis gak laku," timpal warganet lainnya.

Pembelaan untuk Shandy Aulia

Di tengah derasnya komentar miring, tak sedikit pula warganet yang membela Shandy Aulia. Mereka mengingatkan bahwa aktris tersebut telah berkarier di dunia hiburan sejak usia muda dan memiliki berbagai sumber penghasilan di luar layar kaca.

"Ya ampun komentarnya jahat sekali. Terserah dia mau pakai barang mahal atau murah kek, jangan asal tuduh. Heran sama warga Indonesia," tulis seorang netizen.

"Ngeri sekali orang kampung ketikannya. Dia ini dari awal taun 2000 selalu jadi pemeran utama film layar lebar," ujar akun lainnya.

Sorotan terhadap tas Hermes Shandy Aulia pun akhirnya berkembang menjadi perdebatan panjang di media sosial. Di satu sisi, gaya hidup mewahnya menuai rasa penasaran dan kecurigaan.

Di sisi lain, banyak pula yang menilai bahwa pilihan pribadi seorang figur publik tidak seharusnya menjadi dasar tudingan tanpa bukti.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak