Tentu kita sering berimajinasi, dan sebagian di antara kita memilih untuk menuangkan imajinasi itu ke dalam tulisan berbentuk novel. Sehingga orang lain bisa membaca dan menikmati apa yang kita tuangkan. Namun, dalam prosesnya kita juga harus tahu bagaimana cara menulis novel. Jangan sampai sudah di tengah jalan kita berhenti karena melihat banyaknya kesalahan, atau mungkin ide cerita yang bercabang.
Padahal, jika kita tekuni dengan sungguh-sungguh, menulis novel bisa menjadi hobi yang menguntungkan. Banyak penerbit yang mencari penulis-penulis berbakat untuk bersaing di pasaran. Untuk itu kita yang ingin menuangkan imajinasi ke dalam sebuah novel harus mempelajari dulu bagaimana caranya. Nah, berikut 6 langkah dalam menulis novel:
1. Membaca
Membaca novel yang kita suka akan memotivasi kita untuk menulis sebuah novel. Dengan bacaan itu juga kita bisa tahu seperti apa penulis membawakan ceritanya dari awal sampai akhir. Kita juga bisa menemukan diksi dan frasa baru yang belum kita tahu, sehingga bisa kita aplikasikan pada novel yang akan kita tulis nantinya.
2. Tentukan Ide Cerita
Ide cerita bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Bahkan dari novel yang sudah kita baca pun akan muncul ide cerita di kepala kita. Tentukanlah terlebih dulu ide cerita apa yang hendak kita tulis. Jika sudah menemukannya, catat pada notes agar tak terlupakan.
3. Riset
Setelah mendapat ide cerita, kita wajib mencari bahan apa saja yang diperlukan dalam cerita kita. Entah itu tentang kesehatan, pemerintahan, pendidikan, dan lainnya. Riset menjadikan cerita kita realistis, mudah diterima oleh orang lain yang mungkin pekerjaannya berhubungan dengan kisah yang kita tulis.
4. Membuat Outline
Outline adalah kerangka sebuah novel. Tidak ada ketentuan bentuk dari sebuah outline, kita bisa menulisnya sesuai keinginan kita. Cukup singkat peristiwa apa yang ingin kita tulis pada seluruh bab dari awal sampai akhir. Termasuk konflik dan penyelesaian konflik. Outline membantu kita untuk menyelesaikan novel tepat waktu dan ide pokoknya tidak berubah.
5. Mulai Menulis
Ketika mulai menulis, kita harus menulis sesuai dengan ketentuan menulis yang berlaku. Pada tiga bab awal usahakan menarik minat pembaca untuk melanjutkan bacaannya. Masukkan konflik yang menarik, atau sesuatu yang membuat pembaca tahu arah cerita kita.
6. Editing
Editing adalah langkah terakhir dalam menulis novel. Baca ulang dari awal sampai akhir novel yang sudah kita tulis. Dalam tahap ini kita akan menemukan typo ataupun kesalahan logika yang sudah ditulis. Tinggal kita betulkan seperti apa seharusnya.
Itulah 6 langkah dalam menulis novel. Selain poin yang disebutkan di atas, cobalah untuk tidak menulis novel yang berbau sara dan pornografi. Karena rata-rata penerbit melarang hal tersebut. Buatlah sebuah karya yang sederhana dan berkualitas. Adegan unik yang ditulis juga bisa menjadi kesan tersendiri untuk pembaca. Setelah kita menyelesaikan satu novel, kita akan lebih mudah menyelesaikan novel-novel berikutnya. Bisa karena terbiasa. Yuk, mulai menulis novel.