Hobi
Timnas Indonesia, Tanggal 6 Juni, dan Laga Kontra Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Laga penentuan akan dijalani oleh Timnas Indonesia senior saat melawan Irak pada Kamis, 6 Juni 2024. Melansir laman Suara.com pada Kamis (6/6/2024), anak asuh Shin Tae-yong tersebut akan memastikan satu tempat di putaran ketiga babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia jika mereka mampu memenangi pertarungan lawan Tim Singa Mesopotamia tersebut.
Memang, untuk bisa menang atau bahkan mencuri poin dari Irak adalah tugas yang sangat berat. Namun jangan salah, Timnas Indonesia bisa saja mendapatkan motivasi yang berlipat jika mereka menyadari bahwa tanggal 6 Juni merupakan hari yang cukup penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan.
Bagi sebagian kalangan, tanggal 6 Juni bisa saja dianggap sebagai tanggal yang biasa atau sama dengan tanggal-tanggal lainnya.
Namun tidak demikian halnya dengan mereka yang peduli dengan sejarah, bisa dipastikan tanggal 6 Juni akan menjadi salah satu hari yang cukup penting karena merupakan hari kelahiran Ir. Soekarno, yang merupakan salah satu proklamator kemerdekaan Indonesia.
Bertepatan dengan kelahiran sang pemimpin besar

Melansir laman tni.mil.id, Ir. Soekarno yang merupakan presiden pertama dalam sejarah berdirinya negara ini, terlahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 6 Juni 1901.
Dengan demikian, tepat hari ini pada 123 tahun yang lalu, terlahir sosok pahlawan yang dalam perjalanan kehidupannya sukses membawa Indonesia menuju gerbang kemerdekaan.
Nama seorang Ir. Soekarno sendiri sejatinya juga tak asing bagi para penggemar sepak bola nasional. Selain dikenal sebagai Proklamator, Presiden Pertama RI dan pejuang anti-kolonialisme dan imperialisme di level dunia, tokoh yang mendapatkan julukan sebagai Putera Sang Fajar ini juga menjadi inisiator dari berdirinya stadion termegah di Indonesia, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Melansir laman resmi GBK pada Kamis (6/6/2024), mega proyek yang diinisiasi oleh Soekarno tersebut memulai konstruksinya pada 8 Februari 1960, dan selesai pada 21 Juli 1962.
Tujuan dari pembangunan stadion ini sendiripun tak lepas dari pemikiran Soekarno yang ingin menunjukkan kebesaran bangsa Indonesia kepada dunia.
Indonesia yang mendapatkan kepercayaan untuk menggelar Asian Games tahun 1962, membuat Soekarno menemukan jalan lebar untuk menunjukkan jati diri sesungguhnya bangsa Indonesia ini.
Melalui Keputusan Presiden RI Nomor 318 Tahun 1962, Soekarno membentuk Yayasan Gelora Bung Karno, yang nantinya akan menangani keberlangsungan salah satu mega proyek "Mercusuar" dari Pemimpin Tertinggi Revolusi ini.
Kini, berselang 123 tahun setelah kelahirannya, Anak-anak Garuda akan bertarung di stadion yang dulu dia bangun dengan segala cinta dan harapan.
Tentu saja ini bukan sebuah hal yang kebetulan, mengingat laga melawan Irak ini akan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, stadion yang dibangun atas inisiasi Soekarno, tepat di tanggal 6 Juni yang bertepatan dengan hari kelahiran sang Proklamator.
Kita berharap, tuah tanggal 6 Juni dan Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menaungi para penggawa Garuda, sehingga nantinya mereka bisa memenangi laga kontra Irak untuk kali pertama.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS