Bek andalan Persija Jakarta, Jordi Amat memberikan sinyal positif terkait masa depan Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman dan mengungkapkan harapan besarnya bagi skuat Garuda. Pemain naturalisasi ini mengaku sudah menjalin komunikasi yang cukup intens dengan pelatih asal Inggris tersebut sejak beberapa waktu lalu.
Pertemuan tidak langsung ini menjadi kabar baik bagi para penggemar sepak bola nasional. Jordi mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Herdman mulai terbangun bahkan sebelum sang pelatih diperkenalkan secara resmi kepada publik pada 13 Januari lalu.
Keterbukaan Jordi mengenai komunikasinya dengan Herdman terungkap setelah ia membela Persija dalam laga melawan Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dalam kesempatan tersebut, Jordi membagikan detail percakapan yang mereka lakukan melalui aplikasi pesan singkat.
Menurut sang pemain, pendekatan yang dilakukan John Herdman sangat personal dan menyentuh sisi emosional. Pelatih yang sukses membawa Kanada kembali ke Piala Dunia setelah 36 tahun itu tampak ingin memastikan kondisi para pemainnya terlebih dahulu.
"Perihal apa yang saya rasakan, apakah saya baik-baik saja di Persija. Dan, dia mengatakan ingin datang menyaksikan derbi (melawan Persib Bandung), namun dia menundanya. Beberapa pesan, dia sangat baik. Berharap bisa bertemu satu sama lain secepat mungkin," kata Jordi kepada wartawan di mixed zone, dikutip dari Antara News pada Jumat (23/1/2026).
Hal ini sejalan dengan pernyataan Herdman yang mengaku telah menghubungi sekitar 60 pemain Timnas Indonesia sejak masa Natal tahun lalu. Langkah ini merupakan bentuk pendekatan awal untuk memperkenalkan diri sebagai nakhoda baru.
Fokus utama Herdman sekarang memang bukan langsung membahas target-target berat secara teknis. Ia lebih memilih untuk menyapa dan membangun chemistry dengan para pemain lama maupun baru yang masuk dalam pantauannya.
Jordi sendiri merasa sangat terbantu dengan keramahan sang pelatih. Sebagai pemain yang telah mencatatkan 19 penampilan bersama Garuda, mendapatkan perhatian langsung dari pelatih baru tentu menjadi suntikan motivasi tersendiri.
Momen menarik terjadi saat John Herdman hadir langsung di tribun penonton untuk menyaksikan kemenangan 2-0 Persija atas Madura United. Ini adalah pertama kalinya Herdman memantau pertandingan Super League secara langsung sejak tiba di tanah air.
"Saya berharap dia (John Herdman) menikmati laganya," sambungnya.
Komitmen Jordi Amat dan Agenda Besar Timnas Indonesia
Meski kini sudah menginjak usia 33 tahun, performa mantan bek Swansea City itu di musim 2025-2026 masih tergolong apik dan konsisten. Hal inilah yang membuatnya diprediksi kuat akan masuk dalam daftar "Garuda Calling" untuk agenda internasional mendatang.
Agenda terdekat yang akan dihadapi adalah FIFA Series 2026 pada bulan Maret mendatang. Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah bagi tiga negara tamu, yakni Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis.
Jordi amat berharap namanya tetap menjadi pilihan utama untuk mengawal lini pertahanan. Pengalamannya tampil solid di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada tahun 2025 menjadi modal berharga bagi skema permainan Herdman.
Komitmen untuk membela Merah Putih memang tidak perlu diragukan lagi. Sejak isu kedatangan Herdman berembus pada Desember 2025, ia selalu menyatakan kesiapannya untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan skuat Garuda.
Pemain yang juga berperan kunci di lini belakang Persija ini menyadari bahwa tantangan di depan mata sangatlah besar. Target jangka panjang seperti Piala Asia 2027 dan kualifikasi Piala Dunia 2030 menuntut persiapan yang sangat matang.
"Saya berharap dia sukses selalu di sini untuk timnas Indonesia. Dia punya pekerjaan yang sangat penting untuk dilakukan. Dan, kita akan melakukan yang terbaik di lapangan," tandas Jordi Amat.