alexametrics

5 Alasan Kenapa Banyak Harta Jangan Membuatmu Besar Kepala

Prasetya Buana
5 Alasan Kenapa Banyak Harta Jangan Membuatmu Besar Kepala
Ilustrasi wanita kaya. (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Harta hanya sebatas titipan dari Sang Pencipta.

Suara.com - Dalam hidup, hampir semua orang pasti ingin merasakan kondisi hidup yang berkecukupan harta. Hingga tak sedikit dari mereka rela banting tulang untuk mewujudkannya.

Sayangnya, setelah berhasil mendapatkannya, beberapa dari mereka termasuk kamu malah jadi besar kepala atas apa yang kalian peroleh. Padahal, ada sejumlah alasan kenapa kamu tak perlu besar kepala saat hidupmu bergelimangan harta. Berikut di bawah ini penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

1. Harta hanya sebatas titipan dari Tuhan

Jangan kira harta benda yang kamu miliki saat ini adalah murni dari hasil kerja kerasmu selama ini. Ingatlah, bahwasanya Tuhan Yang Maha Pemberi Rezeki ikut andil besar dalam kesuksesanmu. Tanpa kehendak-Nya kamu tak mungkin bisa ada di keadaan seperti saat ini.

Harta yang kamu miliki itu sebatas titipan, bukan seutuhnya milikmu. Harta tersebut pula tidak untuk dipakai berfoya-foya dan dihamburkan begitu saja. Alangkah bijaknya, kamu pergunakan sebagian harta yang kamu miliki untuk bersedekah, sebagai bentuk rasa syukurmu atas pemberian Tuhan terhadapmu.

2. Tujuan suksesmu itu bukan untuk membanggakan diri

Ketika rasa sombong akibat punya banyak harta mulai merasuki hatimu, segera ingat kembali motivasi awalmu sebelum mencapai tahap seperti sekarang. Tentunya, kamu berjuang hingga mencapai kesuksesan itu bukan semata-mata untuk pamer, ‘kan?

Diharapkan setelah kamu mengingat kembali niat awalmu dalam berikhtiar, kamu akan berpikir kalau sifat riya hanyalah sebuah kesia-siaan belaka. Dan, kamu tak lagi berminat untuk melakukan hal itu dan lebih memilih untuk fokus melangkah ke tujuan hidupmu yang berikutnya.

3. Kamu bisa kehilangan hartamu dalam sekejap

Bukan hal yang mustahil, bisa saja suatu ketika kamu tertipu oleh rekan bisnismu atau kamu mengalami kebangkrutan. Alhasil, kamu tak lagi mempunyai sepeser pun harta yang kerap kamu banggakan tersebut.

Setelah jatuh miskin kamu juga bakal menanggung malu terhadap orang-orang yang dulu kamu pandang rendah. Tak ingin hal ini sampai terjadi di hidupmu? Maka janganlah kamu berbesar kepala.

4. Orang terdekatmu perlahan akan menjauh

Hampir setiap orang pastinya tak akan suka jika harus meladeni orang-orang sombong. Maka tak heran, apabila perilakumu yang sering pamer harta ini bakal dianggap toxic oleh banyak orang, sampai-sampai mereka tak ingin lagi berada di sekitarmu.

Akhirnya, kamu pun akan tiba di kondisi punya banyak harta, namun sedikit teman. Siapa pun tentunya tak ingin menjalani hidup yang seperti ini, bukan? Oleh karena itu, yuk, singkirkan benih-benih sifat takabur yang bersemayam dalam dirimu.

5. Di atas langit masih ada langit

Harta yang ada di genggamanmu itu belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kekayaan orang-orang hebat lain di luaran sana. Ingat, bahwa kamu bukan satu-satunya orang yang oleh Tuhan diberi kelebihan harta di dunia ini.

Lihatlah, bahkan orang lain yang jauh lebih kaya darimu saja tetap rendah hati. Lantas, mengapa kamu bisa begitu sombong dengan apa yang kamu punya? Ingat, di atas langit masih ada langit!

Intinya, harta kekayaan yang Tuhan amanahkan kepadamu hanyalah bonus atas apa yang kamu kerjakan selama ini. Bukan untuk dihamburkan atau dipamerkan, melainkan mesti kamu syukuri. Dan alangkah lebih sempurna, jika kamu mengikhlaskan sejumlah hartamu untuk membantu dan membahagiakan orang lain yang membutuhkan.