alexametrics

3 Sifat Buruk Pacar yang Cukup untuk Jadi Alasan Putus, Cemburu Buta!

Latifah
3 Sifat Buruk Pacar yang Cukup untuk Jadi Alasan Putus, Cemburu Buta!
Ilustrasi pasangan (pexels/Keira Burton).

Saat menjalin hubungan, pasti harapannya supaya kalian bisa langgeng, sehingga nanti berjalan mulus sampai ke jenjang pernikahan. Namun sayangnya, adanya harapan ini kadang membuatmu jadi pura-pura buta atau tuli ketika melihat atau merasakan langsung sifat buruk pacar.

Padahal, ada beberapa sifat buruk pacar yang harusnya cukup untuk menjadi alasan putus. Karena jika dilanjutkan, hubungan kalian gak akan sehat, terutama jika kamu yang sering menjadi korban sifat buruknya.

Yuk, kenali beberapa sifat buruk pacar berikut ini!

1. Cemburu buta

Melihat dia begitu protektif, dan cemburu ketika kamu berinteraksi dengan lawan jenis. Mungkin di awal-awal hubungan terasa menggemaskan, dan bikin hatimu bahagia. Namun, kamu mesti waspada jika cemburunya sudah sampai berlebihan.

Cemburu buta, akan mengarah pada tindakan-tindakan yang mengontrol, dan itu mencirikan hubungan tidak sehat. Jika dibiarkan, kamu jadi terisolasi, gak hanya dengan teman lawan jenismu saja, tapi juga keluargamu. Karena tipe pencemburu buta, umumnya hanya ingin perhatianmu diberikan padanya saja.

2. Terlalu Cuek

Memang ada sebagian orang yang bertipe cuek, tidak bisa luwes dalam mengekspresikan perasaan cintanya. Akan tetapi, yang kamu gak boleh toleransi, adalah ketika cueknya itu sudah kebangetan, dan menjadi bukti bahwa dia tidak memprioritaskanmu, maupun hubungan yang kalian jalani.

Sebagai contoh, sudah dari lama kamu merencanakan untuk makan malam berdua. Kamu pun sudah menyiapkan segalanya. Akan tetapi, dengan entengnya dia membatalkan. Alasannya sibuk kerja. Dan ini terjadi sudah sangat sering sekali.

Sikap demikian, menunjukkan kalau kamu dan hubungan kalian tak dianggap penting. Karena kalau memang diprioritaskan, dia pasti akan menyediakan waktu untuk kalian berdua.

3. Bersikap buruk pada orang lain

Saat memilih pasangan, jangan cuma fokus pada penampilannya saja, tapi lihat lebih dalam bagaimana karakternya. Jika di depan kamu baik, tapi di depan orang lain, baik yang tak dikenal maupun yang dikenalnya, buruk atau kasar, maka seperti itulah karakter aslinya.

Nantinya ketika kalian sudah serius, atau sudah menikah, berpeluang besar, kamu pun akan diperlakukan seperti itu olehnya. Karena kalau sudah tabiat, cepat atau lambat, akan keluar juga aslinya.

Bila sudah ada sifat buruk tadi, dan tak niatan untuk berubah sama sekali, maka kamunya harus berhenti berpura-pura bahwa dia baik. Yakin, kamu mau dengan pasangan yang berpotensi besar jadi sumber penderitaanmu?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak