alexametrics

4 Alasan untuk Tidak Kembali Berhubungan dengan Peselingkuh

Xandra Junia Indriasti
4 Alasan untuk Tidak Kembali Berhubungan dengan Peselingkuh
Ilustrasi Pasangan Putus Cinta. (pixabay)

Masalah tidak jarang untuk datang pada kehidupan seseorang, termasuk dalam suatu hubungan. Satu diantaranya yang paling sering dialami banyak pasangan adalah perselingkuhan. 

Menurut banyak orang, selingkuh merupakan perbuatan yang sulit dimaafkan dan diberi kesempatan lain untuk kembali berhubungan. Kira-kira, apa alasannya, ya? Nah, berikut ini 4 di alasannya:

1. Sering salah paham

Kembali membangun hubungan yang pernah hancur karena perselingkuhan akan sering mengalami situasi sulit. Salah satunya, kesalahpahaman yang bisa terus-terusan muncul. Kamu akan mudah berpikiran negatif kepadanya karena trauma kejadian buruk itu akan terulang lagi.

Ia yang tidak terima dengan tuduhan tersebut dapat membuat suasana menjadi lebih memanas. Pada akhirnya, kamu berdua selalu bertengkar hingga tak berujung. Jika sudah seperti ini, apakah masih bisa disebut hubungan sehat?

2. Mudah bosan

Ada pepatah mengatakan bahwa seseorang yang pernah selingkuh akan melakukannya lagi di kemudian hari. Entah dengan siapa dan kapan waktunya. Hal ini didasarkan pada sifatnya yang mudah bosan. Ia sulit fokus dengan apa yang sudah dimiliki.

Jika ada yang lebih menarik, kemungkinan besar akan kembali pindah haluan yang bertujuan untuk memberi kesenangan pribadi. Prosesnya akan terus-terusan seperti itu, karena ia sulit merasa puas. 

Kalau sudah begini, bukankah kamu yang akan dirugikan? Jadi, buat apa memberinya kesempatan lain untuk kembali menjalin hubungan denganmu?

3. Memanfaatkan keadaan

Orang yang pernah berselingkuh, lalu diberi kesempatan lagi cenderung akan memanfaatkan keadaan. Maksudnya, ia menganggap segala perbuatannya, meskipun dilakukan berulang kali, bisa tetap diampuni. 

Dengan begitu, ia akan terus-terusan mendua, karena tahu di akhir kamu pasti memaafkan dan memberinya kesempatan lain. Ia bahkan jarang memikirkan perasaan dan situasi sulit yang kamu alami untuk membuat keputusan tersebut.

Oleh karena itu, tidak disarankan untuk kembali membina hubungan bersama seseorang yang pernah mengkhianati kepercayaan dan loyalitas yang kamu miliki.

4. Sulit diajak komitmen

Biasanya, seseorang yang pernah selingkuh agak sulit diajak berkomitmen. Di satu sisi, kamu khawatir kejadian menyakitkan itu akan terulang lagi. Begitu pun dengan dirinya yang takut kembali tergoda. Pasalnya, hubungan yang serius sudah benar-benar harus mementingkan kesetiaan. Jadi, tidak akan mudah melanjutkan sesuatu yang sebelumnya pernah dirusak.

Jadi, bagaimana? Apakah kamu tetap akan kembali dengan seseorang yang pernah selingkuh dan siap menerima segala risikonya?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak