4 Hal yang Harus Kamu Korbankan saat Punya Pasangan, Harus Siap!

Ayu Nabila | Latifah ..
4 Hal yang Harus Kamu Korbankan saat Punya Pasangan, Harus Siap!
Ilustrasi pasangan traveling (unsplash.com) / Vladimir Kudinov

Banyak yang beranggapan kalau memiliki pasangan pasti akan indah rasanya. Ya, memang punya pasangan bisa membuat kamu bahagia. Akan tetapi, jangan pula dilupakan bahwa tiap hal berharga pasti ada pengorbanan.

Begitu pula ketika menjalin hubungan. Kamu harus siap dengan berbagai hal yang harus kamu korbankan, seperti yang akan dijelaskan berikut ini!

1. Waktumu tak bisa lagi sebebas dulu

Jika saat masih lajang kamu bebas mau ngapain aja. Setelah menjalin hubungan, tak bisa lagi seperti dulu.

Mau tak mau, kamu mesti mengalokasikan waktu untuk pasangan agar hubungan asmara kalian bisa awet dan berjalan dengan lancar. Jika setiap akhir pekan kerjaan kamu tidur-tiduran, kini jadi sering dihabiskan bersama pasangan.

2. Mata tak bisa jelalatan lagi

Ketika sudah punya pasangan, maka matamu tidak boleh lagi jelalatan seperti ketika masih lajang. Ada hati yang harus dijaga perasaannya. Sebab, kamu pun bila mendapati pasanganmu matanya ke mana-mana dan sibuk melihat pesona orang lain, bakal sakit hati, kan?

3. Tak bisa secuek dulu

Saat sudah punya pasangan, maka kamu tak bisa lagi bersikap cuek. Misalnya, berhari-hari tidak mengabari pasangan. Itu bukanlah perilaku baik, lho, dan akan merusak hubungan.

Bila benar-benar kamu berkomitmen, maka kamu harus sadar bahwa saat ini tak bisa lagi berlaku seenaknya. Ada pasangan yang harus kamu beri kabar, karena kalau tidak, dia akan khawatir.

4. Tak bisa lagi bersikap tertutup

Bayangkan, bila kamu telah miliki pasangan dan hubungan kalian pun tak sebentar, tapi sikapnya masih saja tertutup. Pembicaraan kalian tidak pernah menyentuh perihal pribadinya. Pasti kamu bakal tersinggung, kan? Sebab itu berarti, dia belum sepenuhnya percaya.

Nah, begitu pun dengan pasangan saat kamu bersikap tertutup. Lama-lama, dia akan sakit hati dan merasa kalau hubungan kalian sulit untuk dilanjutkan. Sikap tertutupmu itu membuatnya tidak benar-benar jadi pasanganmu.

Kendati tiap orang tetap mesti menghormati privasi ketika menjalin hubungan, tapi bukan berarti membenarkan sikap tertutup. Pasangan perlu tahu juga persoalan pribadimu. Kalau tidak, apa bedanya dia dengan teman biasa?

Nah, menurutmu pengorbanan apa lagi yang dibutuhkan ketika menjalin asmara?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak