alexametrics

4 Kebiasaan Buruk yang Harus Segera Dihentikan, Mulai dari Sekarang

Rizky Melinda Sari
4 Kebiasaan Buruk yang Harus Segera Dihentikan, Mulai dari Sekarang
Ilustrasi Memendam Emosi (pexels)

Sikap toxic pada diri sendiri hanya akan berdampak buruk bagi kehidupan. Selama ini, mungkin kita hanya menganggap orang lain toxic. Alias orang lain yang bertingkah toxic dan merugikan kita. Padahal tanpa disadari, kita sendiri juga dapat bersifat toxic bagi diri sendiri.

Toxic berasal dari bahasa Inggris yang artinya racun. Toxic di sini artinya segala sikap tidak baik yang dilakukan oleh seseorang. Sikap buruk itu dapat berdampak pada kesehatan mental atau pikiran orang lain, maupun dirinya sendiri.

4 kebiasaan toxic atau buruk yang mungkin selama ini tidak kita sadari, tetapi akan berdampak buruk bagi diri kita sendiri, di antaranya:

1. Terlalu perfeksionis

Kita cenderung memaksakan diri untuk senantiasa perfeksionis dan ingin segala sesuatu berjalan dengan baik. Hal ini sebenarnya tidak salah. Namun, jika terlalu ambisius dan berlebihan, tentu saja akan berdampak pada mental, pikiran, serta fisik.

Kebiasaan yang selalu menuntut kesempurnaan akan membuat kita tidak akan berhenti sebelum itu tercapai. Padahal, seperti diketahui bersama, tidak ada yang 100 persen sempurna di dunia ini.

Akibatnya, kita hanya akan menjadi orang yang gampang stres, sering mengalami burnout, terkadang insecure, serta lelah secara fisik dan mental.

2. Suka memendam emosi

Emosi yang bertumpuk di pikiran, tanpa tempat untuk disalurkan, hanya akan membuat pikiran negatif senantiasa terperangkap di dalam otak kita. Hal ini akan menyebabkan kita menjadi pribadi yang mudah marah hanya karena hal sepele.

Beberapa dampak lain jika kita terlalu sering memendam emosi adalah perubahan mood yang berlebihan. Bahkan, dapat menyebabkan perasaan tidak berharga dan berbagai permasalah psikologis lainnya.

Curahkan emosi yang kita miliki pada media atau orang yang tepat, agar pikiran negatif tidak tertumpuk dan malah menjadi racun bagi kesehatan mental kita sendiri.

3. Sering mengeluh

Terlalu sering memendam emosi memang tidak baik. Namun, sering mengeluh secara berlebihan juga tidak baik. Ingat, segala sesuatu punya porsinya masing-masing. Segala sesuatu yang berlebihan pastilah akan berdampak tidak baik.

Terlalu sering mengeluh hanya akan menjadikan kita menjadi pribadi yang tidak percaya diri, tidak pandai bersyukur, serta akan membuat kita semakin merasa bersalah pada diri sendiri. Mengeluhlah sewajarnya, lalu kembali bangkit.

4. Suka menunda

Salah satu sikap atau perilaku yang tidak baik, tetapi sering kita lakukan adalah menunda-nunda melakukan sesuatu. Dengan berbagai alasan, ada saja hal-hal yang menggoda kita untuk mengulur waktu saat ingin mengerjakan sesuatu.

Sikap suka menunda-nunda pekerjaan hanya akan membuat kita semakin tertekan dan menambah beban pikiran karena belum terselesaikan. Semua mungkin terasa santai di awal, tetapi dapat dipastikan, menjelang hari H atau mendekati deadline, kita akan kelabakan. Jadi, stop kebiasaan menunda-nunda sesuatu!

Semangat memperbaiki diri. Ingat, selalu ada orang-orang baik di sekitar yang siap mengulurkan tangan untuk membantu!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak