Perasaan bersalah adalah hal umum yang pastinya dimiliki oleh semua orang. Namun, pernahkah kamu selalu merasa bersalah terhadap hal kecil sekalipun yang telah kamu lakukan? Ada sebagian orang yang akan merasa bersalah berkepanjangan atas hal yang telah dilakukan jika dirasa tidak bermanfaat.
Biasanya, hal itu sering terjadi kepada orang yang terlalu keras pada diri sendiri. Bahkan untuk bersantai sekalipun dirinya akan merasa bersalah, karena telah membuang banyak waktu. Di mana waktu tersebut dapat digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat.
Perlu diketahui, bahwa kita boleh untuk merasa bersalah. Namun, jika berlebihan dan untuk setiap hal selalu merasa bersalah, justru itu akan menjadi boomerang bagi diri sendiri, lho! Di mana hal itu akan berdampak bagi kesehatan fisikk dan mental yang kamu miliki. Lantas bagaimana mengatasi rasa bersalah berlebih itu? Berikut tips yang dapat kamu terapkan untuk mengatasinya!
1. Menerima apa yang sudah terjadi
Menerima dan mengakui kesalahan lebih baik, daripada kamu mengabaikannya. Mengabaikannya hanya akan membuatmu tenang untuk sementara. Perasaan bersalah yang tidak segera ditangani hanya akan membuatmu merasa lebih buruk dari waktu ke waktu. Untuk berdamai dengan diri sendiri, pertama-tama kamu harus menerima dan mengakui kesalahanmu. Tak apa jika melakukan kesalahan, tapi kamu harus berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.
2. Ubah perasaan bersalah menjadi rasa syukur
Perasaan bersalah biasanya akan mendorongmu ke emosi yang negatif. Kini, kamu dapat melatih diri untuk mengubahnya menjadi lebih positif, dengan mengganti rasa bersalah menjadi rasa bersyukur.
Mengapa perlu bersyukur? Karena rasa bersalah dapat menjadikan pribadimu menjadi lebih baik lagi ke depannya. Kamu dapat melakukan hal yang lebih baik dan bermoral ke depannya. Misalnya, kamu merasa bersalah jika kamu berbohong, maka ke depannya kamu akan mengubah kebiasaan berbohong menjadi pribadi yang lebih jujur.
Namun, bukan berarti semua kesalahan harus kamu syukuri ya. Ini tidak berlaku jika perbuatanmu merugikan banyak orang.
3. Kurangi perilaku yang membuatmu selalu merasa bersalah
Sebelum menguranginya, kamu perlu mengetahui dulu, apa perilaku yang membuatmu selalu bersalah. Kamu perlu mengidentifikasi perilaku terhadap diri sendiri. Setelah menemukan sumbernya, kamu dapat membuat perubahan secara bertahap untuk tidak melakukannya lagi.
Misalnya, kamu akan merasa bersalah jika kamu bermain media sosial, karena secara tidak sadar hal itu menyita banyak waktumu dan terbuang sia-sia. Kamu dapat melakukan perubahan, seperti membatasi waktu bermain media sosial dengan mensetting pengaturan pada ponselmu.
4. Pahami bahwa kamu bukanlah satu-satunya orang yang melakukan kesalahan
Setiap orang di dunia pasti pernah melakukan kesalahan, karena manusia tidak memiliki sifat yang sempurna. Jangan bebani dirimu dengan perasaan bersalah, karena itu tidak akan mengubah apapun.
Terlalu membebani diri dengan perasaan bersalah yang mendalam, justru akan berdampak buruk bagi kesehatan secara fisik maupun psikis. Latih pembicaraan yang positif terhadap diri sendiri, katakan bahwa kamu cukup baik dan akan berubah untuk menjadi lebih baik lagi.
5. Jangan biarkan perasaan rendah harga diri menguasaimu
Rasa bersalah yang mendalam hanya akan menyebabkan rendahnya harga diri seseorang. Seseorang akan mudah untuk merendahkan diri sendiri, perasaan seperti ini biasanya didorong oleh perasaan bersalah.
Berhentilah untuk merasa bersalah dan menumbuhkan kembali harga dirimu. Tunjukkan kasih sayang pada diri sendiri, agar dirimu dapat merasa lebih baik. Hal ini juga akan meningkatkan harga diri pada dirimu.
Merasa bersalah adalah hal yang wajar, tetapi jika terlalu berlarut justru akan menjadi penghambat untuk berkembang. Menyesali perbuatan yang sudah terjadi tidak akan merubah apapun, lebih baik terus memperbaiki diri agar kesalahan itu tidak terulang lagi.