Di Tengah Harga Naik, Ini Laptop 2-3 Jutaan Paling Masuk Akal 2026

Sekar Anindyah Lamase | Nugraha Nugraha
Di Tengah Harga Naik, Ini Laptop 2-3 Jutaan Paling Masuk Akal 2026
Advan TBook N100 (shopee)

Awal tahun 2026 bisa dibilang bukan waktu yang ramah bagi pencari laptop murah. Harga komponen yang belum sepenuhnya turun membuat segmen laptop Rp2–3 jutaan ikut terdampak.

Banyak model yang sebelumnya aman di harga Rp2 jutaan kini naik mendekati Rp3 jutaan, bahkan beberapa sudah melewati batas tersebut.

Meski begitu, bukan berarti laptop murah kehilangan pesonanya. Dengan pemilihan yang tepat, masih ada beberapa model yang tetap masuk akal untuk kebutuhan sekolah dan kuliah.

Fokus utama laptop di kelas ini tentu bukan performa ekstrem, melainkan keseimbangan antara harga, kenyamanan layar, kemampuan multitasking dasar, serta opsi upgrade agar umur pakainya bisa lebih panjang. Berikut gambaran laptop Rp2–3 jutaan terbaik di awal 2026 yang masih layak dilirik.

1. Advan Soulmate X

Advan Soulmate X (advan)
Advan Soulmate X (advan)

Advance Soulmate X menjadi salah satu laptop yang cukup mengejutkan di kelas harga ini. Meski kini harganya sudah berada di kisaran Rp2,8 jutaan, laptop ini masih terasa “worth it”, terutama jika melihat kualitas layarnya.

Advan membekali Soulmate X dengan panel IPS Full HD 14 inci yang memiliki cakupan warna sekitar 77% sRGB. Di segmen laptop murah, ini sebuah kemewahan. Banyak laptop Rp3 jutaan bahkan masih bertahan di panel TN HD yang pucat dan sempit sudut pandangnya.

Dari sisi performa, Soulmate X menggunakan AMD 3020E dengan grafis Radeon Vega 3. Prosesor ini memang bukan yang terbaru, tetapi performanya masih terasa lebih kencang dibanding Intel Celeron N4020 yang umum dipakai di laptop murah. Untuk tugas sekolah, kuliah, browsing, dan aplikasi perkantoran, performanya masih tergolong aman.

RAM bawaan 4 GB DDR4 dan SSD 128 GB M.2 SATA memang terasa pas-pasan, namun Advan memberikan opsi upgrade yang cukup lengkap.

Tersedia satu slot RAM tambahan dan satu slot SSD M.2 ekstra, sehingga pengguna bisa meningkatkan performa dan kapasitas penyimpanan di kemudian hari. Bobotnya sekitar 1,4 kg, cukup ringan untuk dibawa harian, meski baterai 38 Wh hanya mampu bertahan sekitar 4 jam pemakaian normal.

2. Axioo Hype 10

Axioo Hype 10 (shopee)
Axioo Hype 10 (shopee)

Berbeda pendekatan dengan Advan, Axioo Hype 10 lebih menyasar pengguna yang ingin laptop murah tanpa perlu langsung upgrade. Di harga sekitar Rp3,3 jutaan, laptop ini sudah dibekali RAM 8 GB DDR4 dan SSD 256 GB M.2 SATA. Kombinasi ini membuatnya terasa lebih lega untuk menyimpan dokumen, file kuliah, dan multitasking ringan.

Sayangnya, Axioo Hype 10 masih mengandalkan Intel Celeron N4020. Performanya cukup untuk tugas dasar, tetapi jelas tertinggal jika dibandingkan AMD 3020E atau Intel N100. Layarnya juga masih panel TN HD, sehingga kualitas visualnya biasa saja dan kurang ideal untuk penggunaan jangka panjang.

Dari sisi desain dan mobilitas, laptop ini cukup ringkas dengan bobot 1,4 kg dan ketebalan sekitar 2 cm. Baterai 38 Wh mampu bertahan sekitar 5 jam, cukup untuk sesi nugas singkat di perpustakaan. Nilai tambah lain datang dari kelengkapan port, termasuk dua port USB-C yang jarang ditemui di laptop murah.

3. Zyrex LBook

Zyrex LBook (shopee)
Zyrex LBook (shopee)

Jika prioritas utama adalah mobilitas, Zyrex LBook pantas dilirik. Laptop ini memiliki bobot sekitar 1,3 kg dengan ketebalan hanya 1,7 cm, menjadikannya salah satu laptop paling ringkas di kelas harga Rp3 jutaan. Cocok untuk pelajar atau mahasiswa yang sering berpindah tempat.

Keunggulan terbesarnya ada pada baterai. Dengan kapasitas 45,6 Wh, Zyrex mengklaim daya tahan hingga 10 jam pemakaian. Angka ini tergolong sangat baik untuk laptop murah. Namun, komprominya ada di sektor performa. Laptop ini masih menggunakan Intel Celeron N4020 dengan penyimpanan eMMC 128 GB, yang jelas kalah cepat dibanding SSD.

Meski begitu, Zyrex tetap menyediakan slot RAM tambahan dan slot SSD M.2 ekstra. Artinya, pengguna masih bisa meningkatkan performa secara signifikan dengan upgrade. Layarnya masih panel TN HD dengan cakupan warna standar, tetapi port yang ditawarkan sudah cukup modern, termasuk USB-C full function dan microSD card reader.

4. Advan TBook N100

Advan TBook N100 (shopee)
Advan TBook N100 (shopee)

Di antara semua pilihan, Advan TBook N100 bisa disebut sebagai “raja performa” di kelas laptop Rp2–3 jutaan. Laptop ini ditenagai Intel N100, prosesor yang performanya jauh melampaui jajaran Celeron. Multitasking aplikasi kuliah, pengolahan dokumen berat, hingga penggunaan browser dengan banyak tab bisa ditangani dengan lebih lancar.

Sayangnya, Advan masih membekali laptop ini dengan RAM 4 GB dan penyimpanan eMMC 128 GB. Untungnya, opsi upgrade sangat terbuka. Slot RAM bisa diganti, dan tersedia slot SSD M.2 tambahan yang sangat disarankan agar performa Intel N100 bisa dimaksimalkan.

Layarnya masih panel TN HD 14 inci, menjadi salah satu kelemahan terbesar laptop ini. Namun, bobot 1,5 kg, baterai 45,6 Wh dengan klaim daya tahan hingga 9 jam, serta port USB-C yang mendukung charging dan display output membuatnya tetap menarik.

Laptop Rp2–3 jutaan di awal 2026 memang penuh kompromi, tetapi bukan berarti tidak layak beli. Kuncinya ada pada prioritas penggunaan, karena di kelas harga ini, tidak ada laptop yang benar-benar sempurna, tetapi selalu ada yang paling masuk akal untuk kebutuhan tertentu.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak