Sosok Affan Kurniawan, driver ojek online yang meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis (Rantis) milik Brimob meninggalkan duka yang dalam bagi semua pihak. Presiden Prabowo Subianto menemui pihak keluarga almarhum Affan Kurniawan pada Jumat (30/08/2025) malam.
Rupanya, pertemuan itu menyimpan pesan bernada tajam yang ditujukan kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Pesan tersebut disampaikan langsung oleh kerabat almarhum, Suharti Yuningsih saat ditemui di rumah duka. Pihak keluarga Affan Kurniawan meminta Puan Maharani untuk datang ke rumah duka atau pun meminta maaf.
"Saya minta kepada ibu Maharani, Puan Maharani, mohon saudara saya sebagai orang tua dari almarhum Affan bisa datang meminta maaf atau pun menyampaikan bela sungkawa," ucap Suharti dikutip dari Suara.com, Sabtu (30/08/2025).
Meski keluarga telah menerima kepergian Affan sebagai takdir, Suharti menegaskan bahwa perjuangan mencari keadilan bagi keponakannya tidak akan berhenti.
"Dan di sini saya telah menganggap keponakan saya telah tiada dengan takdir yang ditakdirkan oleh Allah SWT, tapi terlepas dari itu saya tetap menuntut keadilan karena keponakan saya telah tiada dengan penindasan Baracuda Brimob," lanjutnya.
![Tante Almarhum Affan Kurniawan, Suharti Yuningsih mengungkapkan perbincangan keluarga dengan Presiden Prabowo Subianto saat takziah pada Jumat (29/8/2025) malam. [Suara.com/Novian]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/08/29/73416-tante-almarhum-affan-kurniawan-suharti-yuningsih.jpg)
Suharti juga menyampaikan harapan besar kepada Presiden Prabowo Subianto agar dapat memastikan penegakan hukum dilakukan secara adil dan transparan.
"Harapan saya kepada bapak presiden, agar menegakan keadilan seadil-adilnya dengan pasal yang berlaku," tutur Suharti, mewakili aspirasi keluarga.
Kendati duka mendalam masih menyelimuti, pihak keluarga telah berusaha menerima kenyataan dengan ikhlas.
"Kami hanya pihak keluarga mengikhlaskan atas kepergian Affan dengan takdir yang telah ditakdirkan oleh Allah SWT yang tidak bisa kita pungkiri yang tidak bisa kita mengelak," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi kediaman duka almarhum Affan Kurniawan yang terletak di kawasan Dukuh Atas, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 21.51 WIB. Kedatangannya disambut langsung oleh kedua orang tua almarhum.
Dalam kunjungan singkat yang berlangsung sekitar lima menit, Presiden Prabowo tampak memeluk ibu almarhum, Erlina. Tangis haru pun pecah ketika Erlina merespons pelukan dari sang presiden.
Selain bertemu dengan sang ibu, Presiden Prabowo juga bersalaman dengan ayah, adik, dan kakak almarhum. Mereka sempat berdialog singkat di dalam rumah sebelum Prabowo melanjutkan perjalanan, didampingi oleh Sekretaris Kabinet Kolonel Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Saat meninggalkan lokasi, Presiden Prabowo menyempatkan diri menyapa sejumlah warga yang telah menunggu di sepanjang gang menuju kendaraan kepresidenan, Maung Garuda Limousine, yang telah terparkir di ujung jalan.
Selain itu, Presiden Prabowo juga telah menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan akibat insiden dengan kendaraan Brimob.
Ia memastikan bahwa pemerintah akan bertanggung jawab penuh atas kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan oleh Affan, termasuk orang tua serta saudara kandung almarhum.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS