Halim dan Pencinta

Hernawan | Dream Praire
Halim dan Pencinta
Ilustrasi pria sedang merenung. (pexels.com/Demeter Attila)

Halim pernah berkata, jatuh cinta adalah dungu

Karena  baginya, itu mampu mengusir jauh semua logika

Sering Halim melihat seorang pencinta banyak termangu

Sering menjadi tak waspada sampai kadang menjadi celaka

Halim sering tertawa melihat pencinta terlihat linglung

Menghabiskan banyak waktu dengan pikiran penuh lamunan

Halim tak mengerti apa isi hati  yang sedalam palung

Baginya sungguh bebal memperlakukan kehidupan bak permainan

Halim tak akan percaya bahwa cinta itu sesuatu yang indah

Halim lebih yakin bahwa cinta itu adalah bentuk keegoisan

Sesuatu yang dengan mudah membuat hati merasa gundah

Sesuatu yang tanpa terduga bisa membelokkan kewarasan

Halim memancap tekad dalam kepala dan rencananya

Bahwa ia tak akan pernah diperbudak oleh rasa bernama cinta

Halim akan bertopang kuat pada tujuan dalam hidupnya

Dan berprinsip kuat akan mencencang kuat simpul cita-cita

Lalu suatu hari Halim bersua dengan seorang gadis

Gadis biasa yang tak masuk dalam hitungannya

Berpenampilan biasa tak penuh gaya jauh dari modis

Namun sesuatu membuat Halim penasaran tentangnya

Halim mencari tahu mengapa ia ingin melihat lagi gadis itu

Tapi Halim sama sekali tak menemukan sebuah jawaban

Yang ia tahu hanya rasa demikian kuat untuk bertemu

Dan entah mengapa ia hanya ingin menyampaikan sebuah sapaan

Hari- hari berlalu dan tak ada hal yang berubah

Halim sesekali melakukan siasat untuk berjumpa

Halim mulai berpuisi dan mencoba menggubah

Namun tatkala bertemu ia terdiam tak berani menyapa

Halim diserang kesal harus menelan ujarannya sendiri

Tak ingin mengakui bahwa cinta begitu besar punya pengaruh

Tak pandang seberapa logis isi kepala orang sehari-hari

Sekejap tergila romansa atau bahkan pikiran menjadi keruh

Halim tak pernah  lagi menertawakan siapapun

Kini ia dengan segan menyadari satu hal telah terjadi

Bahwa tentang cinta ia sama sekali tak tahu apapun

Dan jatuh cinta bukanlah suatu hal yang tak berbudi

Borneo, Oktober 2021

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak