Wagir Bawang, Pesona Temanggung Yang Tersimpan

Tri Apriyani | listiawan
Wagir Bawang, Pesona Temanggung Yang Tersimpan
Wagir Bawang (Instagram.com/wagirbawang)

Ada sebuah kalimat dari Elisabeth Ross  "Jika kamu melindungi ngarai dari badai angin, kamu tidak akan pernah melihat keindahan ukiran mereka yang sebenarnya.", tafsiran ini bisa bermakna luas akan tetapi sederhananya, jika seseorang tidak pernah berani berpetualang di alam maka seseorang tersebut tidak akan pernah menemukan cinta dari alam tersebut, di mana keindahan, kesejukan dan kenimatan yang didapat dari alam tidak akan bisa didapat.

Setidaknya itu yang bisa menggambarkan betapa alam adalah tempat terbaik untuk rehat dari hidup, dengan segala panorama terbaiknya mampu menyembuhkan luka dari kepedihan dalam waktu sekejap. Meski kadang hanya bersifat sementara tetapi setidaknya ada waktu untuk membuang kesedihan.

Berbicara mengenai alam, banyak sekali tempat yang menyediakan sarana singgah untuk bisa menikmati dan berpetualang lebih luas dan belum lama ini, di Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, membuka destinasi wisata baru di atas bukit yang menyuguhkan panorama indah bernuansa pegunungan dan alam terbuka. Namanya adalah Wagir Bawang, berlokasi di Desa Simpar, Kecamatan tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Indonesia ini menjadi daya tarik baru bagi masyarakat lokal maupun luar kota untuk mencoba mencicipi rasa pemandangan alam dari atas sini.

Wagir Bawang adalah jawaban

Meski lokasinya yang jauh dari kota tak membuat masyarakat putus asa untuk mencoba destinasi baru ini, lebih lebih apa yang diberikan di sini luar biasa indahnya. Perpaduan wisata alam dengan pemandangan hamparan perbukitan, pegunungan dan rindangnya pepohonan semakin membuat tempat ini jadi populer belakangan ini, dibangunnya spot-spot foto yang menarik serta instagrammable menjadi ciri khas dari Wagir Bawang.

Ada banyak bagian dari Wagir Bawang ini, tak hanya spot foto saja tetapi spot kreatif menyempurnkan Wagir Bawang ini dalam satu halaman tentang keindahan. Antara lain, spot kupu–kupu, replika kupu–kupu ini adalah spot foto yang menarik untuk berselfie ria. Lalu ada gardu pandang, tempat bertingkat ini menjadi ajang pembuktian bahwa tempat ini berada di titik tertinggi, Kamu bisa leluasa melihat pemandangan dari sini, dan dibangunnya campground area mengakhiri Wagir Bawang dengan sangat baik.

Campground area di sini disebar di beberapa titik, hal ini bertujuan agar pengunjung bisa bebas menikmati matahari terbit atau biasa disebut sunrise tanpa ada suatu halangan, juga disediakannya beberapa gazebo untuk pengunjung ketika ingin bersantai sejenak menikmati Wagir Bawang ini, dinginnya Temanggung akan memberimu refleksi terbaik dari hanya sebuah liburan.

Harga terjangkau

Harga tiket masuk di Wagir Bawang ini hanya Rp5.000 saja, ya, Kamu tidak salah baca, Wagir Bawang ini sangat murah jika dibanding apa yang Wagir Bawang tawarkan, jadi mau tunggu apalagi? segera catat tanggalnya, ya!

Rute menuju lokasi

untuk menuju ke lokasi ini, Kamu jika dari pusat kota ambil arah ke Kecamatan Parakan, dilanjut ke Kecamatan Ngadirejo lalu ke Kecamatan Candiroto, sebelum pasar candiroto ada jalan di kiri jalan, masuk, lalu lurus terus mengikuti jalan setelah itu akan sampai di Desa Simpar, nanti menuju ke lokasi Kamu akan mudah karena banyak penujuk jalannya.

Penginapan terdekat

Kamu bisa memilih antara mau bermalam di Wagir Bawang atau bisa memilih penginapan lain yang terletak di Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah. Adalah omah sejuk, harganya dimulai dari Rp375.000 per malam, Kamu akan mendapat fasilitas lengkap dan memadai yang disediakan oleh pihak penginapan ini.

Ditunggu kedatanganmu!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak