alexametrics

Wolfdog, Hasil Perkawinan Silang Serigala dan Anjing Domestik

Lintang Larissya
Wolfdog, Hasil Perkawinan Silang Serigala dan Anjing Domestik
Ilustrasi Anjing Serigala. (pexels)

Wolfdog atau anjing serigala sudah marak dikembangbiakkan sejak abad 18. Ketika serigala yang liar diharapkan untuk dipelihara namun ilegal, maka orang-orang berinisiatif untuk mengawinkan antara serigala dan anjing domestik. Genetik anjing pada anjing serigala yang lebih banyak ketimbang genetik serigala membuat anjing serigala dapat dipelihara.

Serigala dan anjing bersifat interfertil. Serigala dan anjing dapat dikawinkan silang, dan keturunannya mampu menghasilkan keturunan sendiri.

Ketika masih kecil sifat anjing serigala terlihat seperti anjing domestik pada umumnya yang menggemaskan. Penampilannya pun tidak jauh berbeda dengan anak anjing seperti biasanya. Tetapi ketika beranjak dewasa, beberapa wolfdog yang memiliki sifat serigala lebih dominan ia akan menjadi lebih liar layaknya serigala. Sifatnya akan berubah menjadi agresif. Mereka hidup dan berperilaku layaknya serigala di alam bebas seperti suka menggali, melolong, berada di luar rumah, gesit, dan suka mengigit.

Maka dari itu, dibutuhkan pelatihan intensif agar anjing serigala mudah diatur. Anjing serigala sangat suka bergerak untuk berpetualang atau jalan-jalan. Maka dari itu, bagi Anda yang tidak memiliki kesabaran yang tinggi, halaman rumah yang cukup luas dan tidak memiliki banyak waktu untuk membawa anjing serigala jalan-jalan tidak disarankan untuk memeliharanya.

Ada mitos yang mengatakan bahwa wolfdog dapat hidup lebih lama daripada anjing pada umumnya, namun kenyataannya adalah anjing dan serigala sama-sama memiliki rentang hidup 12-14 tahun. Anjing serigala membutuhkan perhatian dan perawatan khusus, seperti makanan, tempat tinggal, vaksin, dan kebutuhan lainnya.

Meski vaksin rabies sangat diperlukan untuk hewan peliharaan, sayangnya sampai saat ini belum ada perkembangan dan persetujuan pemberian vaksin rabies yang diperuntukkan untuk serigala ataupun anjing serigala. Alasannya pun rumit dan belum ada kejelasan. Apabila Anda akan memelihara wolfdog diperlukan kehati-hatian terkena rabies mengingat anjing ini sangat suka menggigit.

Perlu adanya pertimbangan yang matang sebelum benar-benar memeliharanya. Karena tak jarang menemukan anjing serigala yang ditelantarkan oleh pemilik sebelumnya karena masih tidak siap untuk memahami atau memenuhi kebutuhan fisik maupun psikologis hewan tersebut.

Sumber:

wolf.org

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak