facebook

Sinopsis Drama Thailand 55:15 Never Too Late Episode 12: Tidak Ada Kata Terlambat

Lintang Larissya
Sinopsis Drama Thailand 55:15 Never Too Late Episode 12: Tidak Ada Kata Terlambat
Cuplikan drama Thailand '55:15 Never Too Late' episode 12. (Instagram/gmmtv)

'55:15 Never Too Late,' drama Thailand terbaru yang diproduksi oleh sutradara Saranyu Jiralaksanakul melalui rumah produksi GMMTV ini, telah menayangkan episode 12. Pada episode sebelumnya menampilkan identitas San yang diketahui oleh Prim dan Thep yang berhasil menjadi juara pada kompetisi tinju.

Nah, buat kamu yang penasaran tapi belum sempat menonton, yuk simak sinopsis singkat 55:15 Never Too Late episode 12 dulu!

Sinopsis drama Thailand ‘55:15 Never Too Late’ episode 12

Pada episode 12, lanjutan kisah menyorot Jaya yang bertemu dengan teman dekat sekaligus mantan manajernya, Pao. Pao mendapatkan laporan dari mantan CEO perusahaannya yang mengatakan bahwa dirinya bertemu dengan Jaya versi muda. Untuk membuktikan hal itu, Pao datang menemui Jaya.

Ternyata benar, ia melihat Jaya tapi dengan perawakan muda. Pao yakin kalau itu adalah Jaya karena ia melihat Jaya yang dia kenal pada diri perempuan muda yang saat ini berada di hadapannya. Jaya mengatakan bahwa dirinya sangat kesepian dan merindukan Pao.

Di sisi lain teman Songpol datang ke cafe miliknya agar dapat bertemu dengan Songpol, ia merasakan kalau Songpol telah berubah dan punya orang yang disukai tanpa cerita kepadanya.

Songpol tidak ingin bertemu dengan temannya itu, ia meminta tolong kepada Thep untuk membantunya mengusir temannya dari cafe. Thep pun setuju dengan syarat Songpol akan memberikan banyak makanan kepadanya. 

Thep membuat temannya Songpol itu mabuk berat untuk membuat dia lupa janji pertemuannya dengan Songpol dan menyuruhnya pulang setelahnya. 

Sesaat setelah selesai dengan urusan temannya, Mathee mendakti Paul (Songpol remaja) dan menyodorkan surat yang ditujukan untuk Songpol dewasa. Mathee berpesan untuk menyerahkan surat itu ke Songpol dewasa.

Paul membaca surat pemberian Mathee, dalam surat itu mengatakan bahwa Mathee akan menikah dan ia berharap agar dapat bertemu dengan Songpol di hari bahagianya, karena Songpol merupakan orang penting dalam hidupnya.

Jarunee mengetahui fakta kalau Eve benar-benar melakukan hal ilegal, oleh karena itu ia ingin membantunya agar tidak kembali terjerumus hal yang tidak baik. Tapi Eve haris mengakui kalau dirinya salah dan tanggung jawab dengan perbuatannya. 

Sebab perbuatan Eve, membuat Eve, Jarunee, Noinae, dan Joom diculik. Beruntungnya  Bomb datang untuk menyelamatkan mereka dengan membawa polisi tapi Bomb terkena peluru dari si penculik di bahunya. Sementara San kembali mencoba peruntungannya menjadi aktor suara dengan kembali melamar pekerjaan di tempat kerja sebelumnya.

Itulah sinopsis singkat drama Thailand ‘55:15 Never Too Late’ episode 12. Petualangan geng 55:15 memang semakin seru dan menarik, banyak pula pelajaran yang dapat dipetik melalui drama Thailand satu ini. Saksikan kelanjutan cerita mereka di ‘55:15 Never Too Late’ setiap hari Minggu dan Senin di Youtube GMMTV dan Disney+ Hotstar. Happy watching!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak