facebook

Aneh, 5 Hewan yang Memiliki Jantung yang Tidak Biasa

Ary Yulianto
Aneh, 5 Hewan yang Memiliki Jantung yang Tidak Biasa
ilustrasi hewan gurita atau cephalopoda (coldwater.science)

Berbicara mengenai organ tubuh makhluk hidup tentunya ada beberapa organ vital yang dalam artian jika tidak ada organ ini maka makhluk hidup tidak dapat mempertahankan hidupnya.

Salah satu organ vital itu adalah jantung. Jantung pada makhluk hidup memiliki fungsi untuk memompa darah ke paru-paru untuk mendapatkan oksigen (oksigenasi), lalu memompa kembali dari teroksigenasi ke seluruh tubuh, yaitu sel, jaringan, dan organ tubuh lain. Secara umum, fungsi dan anatomi jantung hewan dan manusia adalah sama.

Namun, ada beberapa hewan yang memiliki jantung tidak seperti pada umumnya. Merangkum dari laman livescience, berikut ini 5 hewan yang memiliki jantung yang aneh.

1. Katak

ilustrasi hewan katak (Pixabay.com/blende12)
ilustrasi hewan katak (Pixabay.com/blende12)

Pada umumnya, anatomi jantung pada hewan memiliki empat ruang. Tidak hanya pada hewan saja, jumlah ruang pada jantung manusia juga empat. Fungsi ruang jantung baik pada hewan maupun manusia adalah untuk menampung darah dan memisahkannya antara darah teroksigenasi dan darah yang terdeoksigenasi.

Berbeda dengan hewan lainnya, katak memiliki anatomi jantung yang tidak biasa, karena jumlah ruang pada jantung katak hanya berjumlah tiga. Sebagai pengganti ruang jantung yang hanya tiga, katak memiliki alur yang disebut trebukala dan berfungsi dalam menjaga antara darah teroksigenasi dan darah terdeoksigenasi tetap terpisah.

Selain itu, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan pada 1989 dalam jurnal American Journal of Physiology. jantung katak juga tahan beku. Pada saat masa hibernasi, jantung katak berhenti berdetak ketika membeku pada saat musim dingin. Kemudian jantung katak dapat berdetak kembali setelah satu jam setelah mencair.

2. Paus

ilustrasi hewan paus (Pixabay.com/ArtTower)
ilustrasi hewan paus (Pixabay.com/ArtTower)

Paus merupakan hewan mamalia terbesar di dunia yang masih hidup sampai saat ini. Karena ukuran tubuhnya yang sangat berbeda dari hewan mamalia lainnya, maka seluruh organ tubuhnya juga memiliki ukuran yang sangat berbeda sari hewan mamalia lainnya, termasuk organ jantung paus memiliki ukuran yang sangat besar.

James Mead, seorang kurator emeritus mamalia laut di departemen zoologi vertebrata di National Museum of Natural History di Smithsonian Institution mengatakan bahwa jantung paus biru memiliki ukuran sebesar mobil kecil dengan berat kurang lebih 430 kg.

Sebuah studi tahun 2021 dalam jurnal Comparative Biochemistry and Physiology Part A: Molecular & Integrative Physiology melaporkan bahwa jantung paus biru akan memperlambat detak jantungnya pada saat menyelam jauh ke dalam laut. Jantung paus biru akan berdetak hanya empat kali dalam satu menit.

Hal ini membantu ikan paus biru untuk memperpanjang waktu menyelam serta dapat mengurangi penyakit dekompresi, yaitu kondisi terlepasnya gelembung udara ke dalam darah atau jaringan selama atau setelah terjadinya penurunan tekanan pada lingkungan.

3. Cephalopoda

ilustrasi hewan cephalopoda (coldwater.science)
ilustrasi hewan cephalopoda (coldwater.science)

Hewan yang termasuk ke dalam Cephalopoda adalah hewan laut yang memiliki tentakel seperti gurita, sotong, dan cumi-cumi. Mengapa hewan ini dikatakan memiliki jantung yang aneh? Karena cephalopoda memiliki jantung sebanyak tiga buah.

Michael Vecchione, seorang ahli zoologi invertebrata di Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian menyatakan bahwa cephalopoda memiliki tiga buah jantung yang terdiri dari dua buah jantung brakialis dan satu buah satu jantung sistemik.

Jantung brachialis terletak di kedua sisi tubuh cephalopoda yang berfungsi untuk memompa darah melalui pembuluh darah insang untuk proses oksidasi, sedangkan jantung sistemik terletak di tengah tubuh yang berfungsi untuk memompa darah beroksigen dari insang ke seluruh organisme.

4. Kecoa

ilustrasi hewan kecoa (Pixabay.com/Beeki)
ilustrasi hewan kecoa (Pixabay.com/Beeki)

Pada umumnya, serangga memiliki sistem peredaran darah terbuka, begitu juga dengan kecoa juga memiliki sistem peredaran darah terbuka. Don Moore III, ilmuwan senior di Kebun Binatang Nasional Smithsonian di Washington, D.C. menyatakan bahwa darah pada kecoa tidak mengisi pembuluh darah, melainkan mengalir melalui struktur dengan 12 sampai 13 ruang.

Fungsi jantung kecoa tidak seperti fungsi jantung hewan lain pada umumnya. Jantung kecoa tidak bertugas memompa darah ke paru-paru untuk oksigenasi, karena kecoa bernafas menggunakan spirakel, yaitu lubang kecil yang ada pada setiap segmen tubuh kecoa. Jantung pada kecoa juga tidak berdetak dengan sendirinya. Otot-otot di ri rongga mengembang dan berkontraksi untuk membantu jantung untuk mengirim darah kecoa yang disebut hemolimfa ke seluruh tubuh.

5. Cacing tanah

ilustrasi cacing tanah (Pixabay.com/PortalJardin)
ilustrasi cacing tanah (Pixabay.com/PortalJardin)

Don Moore III, ilmuwan senior di Kebun Binatang Nasional Smithsonian di Washington, D.C menyatakan bahwa cacing tanah sebenarnya tidak memiliki jantung, melainkan memiliki lima jantung semu yang membungkus kerongkongan. Fungsi jantung semu ini bukan memompa darah, melainkan meremas pembuluh darah untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh.

Itulah 5 hewan yang memiliki jantung yang tidak biasa. Keanekaragaman makhluk hidup sangat menarik untuk dipelajari. Selain fakta tentang jantung hewan yang aneh, masih banyak lagi keanehan atau keunikan dari keanekaragaman makhluk hidup.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak