Film laga merupakan salah satu genre film yang banyak diminati penonton, selain horor dan romance. Film jenis ini menampilkan adu aksi antar pemeran yang bakal membawa penonton merasakan ketegangan dan keseruan tersendiri. Film laga diproduksi oleh banyak negara, termasuk Indonesia dan dapat ditonton di berbagai layanan streaming, salah satunya Netflix.
Nah, buat kamu pencinta tayangan yang banyak menyajikan perkelahian, berikut ini rekomendasi film laga Indonesia yang dapat ditonton di Netflix.
1. Serigala Terakhir (2009)

Film laga kriminal produksi IFI Sinema garapan sutradara Upi Avianto ini mengambil latar pinggiran kota Jakarta. Menceritakan lima pemuda yang membentuk geng penguasa wilayah, mereka adalah Ale, Jarot, Lukman, Sadat, dan Jago. Suatu hari saat bermain bola, Ale terlibat perkelahian dengan tim lawan. Jarot datang menolong dan tanpa sengaja membunuh salah seorang dari mereka. Jarot kemudian dipenjara.
Selama di penjara, Jarot merasa sakit hati karena tak seorang pun temannya datang mengunjungi. Satelah bebas, Jarot dikunjungi Fatir, salah seorang anggota geng Naga Hitam yang menjadi musuh bebuyutan geng Jarot. Fatir menawari Jarot untuk bergabung dengannya. Jarot pun berpindah geng.
Ketika terjadi perebutan kekuasan wilayah, pertempuran antar kedua geng itu tak bisa dihindari. Jarot mesti berhadapan dengan teman-teman lamanya.
2. Headshot (2016)

Film laga produksi Screenplay Infinite Films garapan Mo Brothers ini menceritakan pemuda tanpa identitas yang ditemukan sekarat terdampar di pantai. Dokter bernama Ailin yang merawat mendapati bahwa pemuda tersebut hilang ingatan. Ailin kemudian memberinya nama Ishmael.
Dalam upaya mengembalikan ingatan, Ailin justru diculik oleh kelompok mafia di bawah pimpinan Lee. Ishmael pun mencoba menyelamatkan Ailin, tetapi dihadang oleh anak buah Lee. Dalam setiap pertarungan, potongan-potongan ingatan menghampiri Ishmael. Sedikit demi sedikit ia mulai menyadari masa lalu dirinya sendiri dan siapa sebenarnya yang sedang ia hadapi.
3. The Night Comes For Us (2018)

Film laga yang disutradarai Timo Tjahjanto ini merupakan orisinal Netflix pertama dari Indonesia. Film ini menceritakan seorang tukang pukul bernama Ito yang diduga berkhianat pada kelompoknya. Ito pulang ke geng kriminalnya di Jakarta setelah cukup lama bekerja pada Triad Asia Tenggara yang brutal dan kejam.
Ketika terjadi ekspansi wilayah, Triad Asia Tenggara tersebut siap untuk menghadapi geng kriminal Ito sekaligus mengirim petarung terbaiknya untuk membunuh Ito atas pengkhiatan yang dilakukannya.
4. The Raid Redemption (2011)

Film laga bela diri garapan sutradara Gareth Evans ini menceritakan penyerbuan polisi ke sebuah apartemen yang diduga menjadi markas kegiatan kriminal. Gedung apartemen ini menjadi tempat tinggal para penjahat, gangster, dan pembunuh. Pemiliknya tinggal di lantas teratas dan merupakan gembong narkoba terkenal bernama Tama Riyadi.
Bertahun-tahun wilayah tersebut tak tersentuh sampai sekelompok pasukan polisi datang dengan mengemban misi berbahaya, menyingkirkan kekuasaan Tama. Satu per satu lantai berhasil dikuasai polisi secara diam-diam. Namun, di lantai enam, mereka ketahuan dan kabar tersebut sampai ke Tama lewat interkom.
Tama lantas memerintahkan pembunuh terkuatnya, Mad Dog untuk turun tangan. Ia juga mengumumkan kepada seluruh penghuni apartemen untuk ikut menyerbu para polisi yang saat ini terjebak di lantai enam. Perang pun dimulai.
5. The Raid 2: Berandal (2014)

Film laga yang masih disutradarai Gareth Evans ini melanjutkan cerita The Raid Redemption. Setelah misi di apartemen Tama, seorang polisi bernama Rama mendapat tugas baru yang lebih sulit dan berbahaya dari atasannya, Bunawar. Bunawar sendiri merupakan kepala unit kepolisian yang memburu politikus dan polisi korup.
Tugas Rama adalah menyamar dan bekerja pada keluarga kriminal yang dipimpin Bangun. Bangun diduga bertransaksi dengan seorang komisaris polisi korup, Reza yang menjadi incaran Bunawar. Selama dalam tugas penyamaran, Rama mendapatkan banyak informasi penting. Namun, ada harga yang harus dibayar. Ia mengalami banyak pertarungan sengit, brutal, dan berdarah-darah.
Film-film laga di atas banyak mendapat pujian dari para kritikus dan penonton, serta memenangkan berbagai penghargaan bergengsi mulai dari Festival Film Indonesia, Festival Film Bandung, Piala Maya, Indonesian Movie Awards, bahkan hingga tingkat internasional seperti Asian Film Awards dan The Cadillac People's Choice Award. Dari 5 film laga di atas, mana saja yang sudah kamu tonton?