The Great Asia Africa, Mengingat Romansa Konferensi Asia Afrika 1955

Hayuning Ratri Hapsari | Priscilla Olga Salim
The Great Asia Africa, Mengingat Romansa Konferensi Asia Afrika 1955
Great Asia Afrika (Instagram.com/thegreatasiaafrica.id)

Kota Bandung memang gak pernah habisnya mengenai objek wisatanya. Mulai wisata hits, wisata kuliner, wisata alam maupun buatan yang dibangun, semua pasti meledak pengunjungnya.

Saat berkunjung ke Bandung, daerah yang menjadi sasaran utama turis saat berwisata adalah The Great Asia Africa yang berlokasi di Jalan Raya Lembang- Bandung No 71, Gudang Kahuripan, Lembang-Bandung Barat.

Masih ingat dengan Konferensi Asia Afrika yang dulu dilaksanakan di Bandung pada 1955? Yup benar, objek wisata ini mengambil konsep itu dengan mewakili beberapa negara yang bergabung.

Ada beberapa negara destinasi yang dipopulerkan di sini, antara lain Korea, Jepang, Thailand, Tunisia, India, Mesir, Maroko dan Indonesia. Setiap negara dilengkapi dengan bangunan khasnya dan spot foto yang Instagramable.

Selain spot foto yang  bagus, kita juga dapat mencicipi jajanan khas di negara tersebut. Kawasan wisata ini buka setiap hari dari jam 09.00 pagi sampai jam 18.00 sore.

Untuk perjalanan dalam objek wisata sendiri bisa dilalui dengan berjalan kaki mendaki dan menuruni area yang telah di beton oleh pengelola. Tapi, kita juga bisa menggunakan skylift, jika tidak terlalu kuat untuk mendaki.

Selain itu, pengelola juga telah menyediakan jalur bagi kursi roda bagi pengunjung jika membawa orang lanjut usia atau bagi yang tidak terlalu kuat untuk berjalan.

Apa saja yang akan ditemui saat berada di The Great Asia Africa

  • Korea, merupakan negara yang kita temui pertama kali setelah memasuki objek wisata ini. Kita akan diperkenalkan cara tradisional pembuatan Kimchi beserta media pembuatnya, seolah kita berada di Bukchon Hanok Village. Selain itu, kita juga bisa berfoto dengan mengenakan Handbok seolah-olah sedang berada di Korea.
  • Thailand, merupakan negara ke 2 yang kita temui dalam perjalanan ini. Ada miniatur gerbang Pagoda dan beberapa spot lain yang menarik.
  • India, bangunan khas India terlihat di sebelah kanan jalan, ada penyewaan baju Sari (baju khas India) juga jika kita ingin berfoto seolah-olah sedang di India.
  • Jepang, setelah memasuki gerbang Jaipur, tepat disebelah pojok kiri dengan sambutan Fushimi Inari Taisha yang dicat merah menyala selanjutnya kita dapat melihat kuil Shinto yang besar serta kincir air sebagai miniatur pertanian tradisional Jepang. Tak lupa kolam besar yang berisi ratusan ikan koi yang berebutan untuk diberi makan.
  • Indonesiaberseberangan dengan Fushimi Inari Tasisha yang merah menyala, ada gerbang menuju Indonesia, lengkap dengan pondok-pondok bambu khas Indonesia. 
  • Mesir dan Marok, posisi kedua negara ini letaknya agak ke bawah dalam kawasan wisata ini. Tapi bukan berarti tidak bagus. Justru penulis berpikir inilah spot yang paling menarik dari objek wisata ini karena tersedia fotografer pro yang ditempatkan di area padang pasir beserta piramidanya, yang membuat hasil jepretan kita seolah olah memang berada di Mesir tersebut.

Kawasan wisata ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, sehingga pengunjung tidak perlu merasa khawatir menuju ke sana. Parkir yang luas, toilet, musala, area food court yang bersih dan terjangkau serta ada animal land sebagai tempat untuk beristirahat sejenak melepas penat.

Memasuki The Great Asia Africa kita harus membayar Rp50.000 per orang, tiket bisa ditukar dengan minuman dingin, bandrek, atau sosis sewaktu keluar, pengunjung diajak berwisata keliling benua Asia dan Africa dalam hitungan jam saja.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak