Sebagaimana kita ketahui bersama, setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bisa dikatakan, tak ada orang yang sempurna di dunia ini. Tugas kita saling melengkapi satu sama lain. Dan jangan lupa, berusahalah untuk mengembangkan potensi yang sudah dianugerahkan oleh Allah kepada kita semua.
Jangan sampai kita menjadi manusia yang rapuh, tetapi jadilah manusia yang memiliki ketangguhan. Apa pun kondisi yang tengah menimpa kita, berusahalah untuk tetap tegar, kuat, dan sabar menghadapinya. Di balik setiap kejadian, pasti ada pelajaran berharga yang bisa kita petik.
BACA JUGA: Shin Tae Yong Pesimis Timnas Indonesia Bisa Menang Lawan Jepang di Piala Asia 2023
Tak perlu terlalu bersedih hati dengan segala kekurangan yang ada pada diri kita. Yang harus kita kerjakan dengan segera adalah berusaha memfokuskan diri untuk mencari atau menggali kelebihan-kelebihan yang ada dalam diri kita. Lalu mengembangkannya agar bisa menjadi sebuah kesuksesan.
Selama ini, kita sering tidak menyadari kalau kita lebih fokus pada kelemahan diri daripada kelebihan sendiri. Akibatnya, sikap negatif pun bermunculan saat merasa diri ini penuh dengan kekurangan. Kamu boleh saja mencoba untuk memperbaiki kelemahan diri, tapi jangan lupa kamu juga punya kelebihan yang tak boleh diabaikan (hlm. 34).
Jadilah manusia yang tangguh dan pantang menyerah. Dalam buku ‘Tetaplah Kuat Apa Pun yang Terjadi’ dipaparkan, menjadi pribadi tangguh berarti kamu tidak merasa lemah terhadap sesuatu yang terjadi dan menimpa dirimu. Pribadi yang tangguh menganggap sesuatu yang terjadi itu dari segi positifnya. Ia yakin betul bahwa skenario Tuhan itulah yang terbaik.
BACA JUGA: Kemungkinan Ikut Timnas Senior, Marselino Ferdinan akan Lawan Bintang Liverpool
Pribadi tangguh bukan hanya semata-mata secara fisik. Akan tetapi lebih penting yakni pikiran dan mentalnya. Seseorang menjadi kuat pada dasarnya karena mentalnya kuat dan seseorang menjadi lemah karena mentalnya lemah. Pembentukan sifat pribadi tangguh berawal dari sikap optimisme yang menyelimuti pola pikir orang tersebut (hlm. 3-4).
Persoalan atau masalah merupakan hal yang biasa terjadi dalam kehidupan manusia. Sikapilah dengan bijak dan pikiran terbuka. Riza Noviana menjelaskan bahwa setiap manusia intinya memiliki sebuah masalah dengan berbagai kategori lemah, sedang dan masalah yang berat, tetapi kita sebagai makhluk sosial harus menyikapi sebuah masalah dengan kepala dingin, karena pemecahan masalah dengan kepala yang dingin akan menimbulkan jalan keluar yang baik, dan tentunya tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Jadi, hadapilah masalah sebagai tantangan hidup seberat apa pun masalah itu.
Terbitnya buku motivasi berjudul ‘Tetaplah Kuat Apa Pun yang Terjadi’ (Araska, 2023) karya Riza Noviana ini bisa dijadikan sebagai bacaan penyemangat hidup. Selamat membaca.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS