Ulasan Novel Back to You: Kisah CLBK yang Mengaduk Emosi

M. Reza Sulaiman | Ade Feri
Ulasan Novel Back to You: Kisah CLBK yang Mengaduk Emosi
Novel Back to You (goodreads.com)

Ada penulis yang bisa memberikan kesan nostalgia pada setiap tulisannya. Aqessa Aninda, melalui novel Back to You, mampu menghadirkan kesan tersebut melalui narasi dan memori yang disusun apik berdasarkan sudut pandang (point of view atau POV) tokoh utamanya.

Mengusung genre romansa, novel ini mengemas tema "cinta lama belum kelar" dengan sentuhan kisah yang emosional.

Secara garis besar, novel ini menceritakan kisah cinta Adrie dan Emir yang kandas setelah berpacaran selama tiga tahun. Hubungan yang terjalin di antara keduanya bukan perkara mudah karena Emir lebih dulu berusaha mengetuk pintu hati Adrie selama empat tahun. Total butuh tujuh tahun bagi Emir untuk membuat gadis tersebut mau menjadi kekasihnya.

Sayangnya, hubungan kedua sejoli tersebut putus sebab tujuan dan pandangan hidup yang mulai berbeda. Setelah dua tahun berpisah, Adrie bertemu kembali dengan Emir dalam keadaan yang kacau. Pertemuan itu membuat Adrie menyadari bahwa ia telah menyia-nyiakan cinta tulus dari Emir.

Pada satu titik dalam hidup, Adrie akhirnya menurunkan ego dan mulai mendekati mantan pacarnya lagi. Perjuangan cinta Adrie tidak mudah karena Emir tidak lagi sehangat dulu. Ditambah dengan fakta bahwa Emir ternyata sudah memiliki kekasih, hal ini memberikan pukulan telak bagi Adrie.

Bagi penulis, novel ini adalah jawaban atas tantangan yang diberikan editor untuk membuat novel dengan POV orang pertama. Melihat bagaimana novel ini akhirnya disusun dengan dua sudut pandang sekaligus, yaitu dari Adrie dan Emir, kemampuan penulis dalam merangkai cerita yang menarik patut diakui. Pembaca akan dihadapkan pada narasi dari kedua tokoh secara langsung sehingga bisa memahami lebih jelas apa yang sedang mereka rasakan dan lalui.

Novel Back to You berhasil membangun ikatan emosi dengan pembaca karena mampu membangkitkan rasa penasaran pada akhir kisah cinta yang penuh dilema ini. Eksekusi ide cerita yang cenderung mainstream ini juga bisa disebut berhasil karena penulis berhasil merampungkan konflik dengan baik. Bahkan, hal-hal krusial yang menjadi pokok permasalahan dalam kisah cinta Adrie dan Emir pun mendapat penyelesaian yang cukup memuaskan.

Ada salah satu ciri khas penulis yang juga hadir di novel ini, yaitu penggunaan lagu-lagu lawas sebagai media penghubung tokoh-tokohnya. Di beberapa bagian, penulis akan menyisipkan lagu lawas dari sejumlah penyanyi, seperti John Mayer dan Morrissey, untuk menegaskan relasi tokoh utama. Lagu-lagu tersebut merupakan kepingan kenangan masa lalu Adrie dan Emir ketika masih berpacaran sehingga pembaca bisa ikut merasakan kesan nostalgia ketika salah satu tokoh tengah mengingat hubungan lama mereka.

Kekuatan lain dari novel ini sebenarnya juga terletak pada penokohan yang mengalami character development. Setiap tokoh hadir dengan luka yang saling berkaitan, misalnya Emir yang patah hati mendalam setelah diputuskan Adrie, dan Adrie yang menyesal telah memutuskan Emir. Tokoh-tokoh di novel ini hadir dengan karakter yang mau memahami dan menerima kesalahan diri sendiri serta mau berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Sayangnya, memang ada sentuhan sedikit drama perselingkuhan yang bagi beberapa pembaca mungkin berpotensi membuat tidak nyaman. Walaupun memang bagian ini tidak secara jelas dikisahkan karena kehadiran kekasih baru Emir jarang sekali dimunculkan oleh penulis. Di sisi lain, drama cinta segitiga ini menjadi bumbu emosional yang menggambarkan ironi cinta yang saling menyakiti.

Overall, novel ini terbilang sebagai bacaan ringan yang menyenangkan. Gaya bahasa yang digunakan penulis sangat lugas sehingga maksud dan tindakan masing-masing tokoh dapat dipahami.

Identitas Buku

  • Judul: Back to You
  • Penulis: Aqessa Aninda
  • Penerbit: Elex Media Komputindo
  • Tahun terbit: 2020
  • Tebal buku: 304 halaman

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak