Persahabatan anjing dan kucing dianggap mustahil. Setidaknya, itulah anggapan banyak orang dan entah darimana mitos ini berasal. Tetapi, dilansir dari laman My Animals, ada 3 kisah persahabatan anjing dan kucing yang sangat luar biasa dan membuat kita haru dibuatnya.
Tiga kisah ini seolah menampar anggapan sebagian orang yang mempercayai anjing dan kucing tidak akan pernah bisa akur. Faktanya, dari 3 kisah ini, kita akan bisa melihat betapa ikatan batin mereka sangat kuat bahkan melebihi pertemanan manusia yang tidak setia.
1. Hundt dan Zeus
Hundt adalah anjing German shepherd, sementara Zeus adalah kucing berbulu lebat dan berekor panjang seperti kemoceng. Keduanya tinggal di sebuah rumah di mana ada 14 ekor kucing di dalamnya, sementara Hundt satu-satunya anjing yang menjaga rumah dan menjaga mereka
Ia tidur di luar dan tidak memiliki hubungan dengan kucing-kucing ini. Bahkan saat pertama kali bertemu, mereka hendak menyerang Hundt. Entah ukurannya yang lebih besar atau karena mengganggu. Namun, salah seekor dari mereka rupanya ingin mengenal dekat Hundt. Ia tidak mau masuk rumah dan malah suka menghabiskan malam bersama temannya itu.
Suatu hari, Hundt mati. Zeus terpukul. Ia percaya temannya masih hidup, jadi ia terus menunggu di tempat biasa keduanya bersama. Bahkan ia menarik diri dari teman-teman kucingnya dan lebih memilih di luar menunggu Hundt.
2. Chip dan Adele
Keduanya sama-sama ditinggalkan pemiliknya di jalanan ketika usia keduanya masih muda. Chip adalah anjing Chihuahua yang berusia 5 Minggu, sementara Adele adalah kucing yang berusia sebulan. Keduanya bertemu di jalanan dan bersahabat. Untungnya, mereka diselamatkan dan ditampung di Dallas, Texas.
Suatu hari, ada yang ingin mengadopsi Chip. Pihak rumah penampungan hewan memperbolehkannya asal dengan syarat harus membawa Adele. Orang tersebut sepakat dan betapa terkejutnya ketika menyadari selama di rumah, Chip dan Adele tidak terpisahkan bahkan tidur bersama.
3. Tervel dan Pudditat
Kisah yang terakhir ini sungguh mengharukan. Tervel adalah anjing tua ras Labrador. Usianya 14 tahun. Ia mengalami buta, dan sebagian tuli sebab faktor usia. Karena masalah kesehatan ini, ia menghabiskan waktunya di atas ranjang dan menjadi hewan kesepian. Tetapi, hidupnya berubah saat bertemu Pudditat.
Kucing yang didatangkan bersama adik-adiknya itu tidak akur dengan mereka. Ia memilih berteman dengan Tervel. Sejak itu, Pudditat tidak sekadar menjadi sahabat melainkan menjadi mata dan pembimbing Tarvel ke mana saja.
Nah, sekarang setelah membaca 3 kisah persahabatan anjing dan kucing di atas, masihkah kamu percaya kalau anjing dan kucing tidak akan pernah bisa akur?
Sumber: https://myanimals.com/animals/domestic-animals-animals/dog-and-cat-friendships-three-remarkable-stories/
Baca Juga
-
4 Zodiak yang Gampang Baper dan Cepat Menangis, Siapa Saja Mereka?
-
Kamu Susah Move On dari Mantan? Bisa Jadi Ini Alasannya
-
Benarkah Kesehatan Mental Bisa Terganggu Akibat Candu Media Sosial?
-
Cara Mengatasi Deadlock saat Menulis, Simak Tips Berikut Ini!
-
5 Tips agar Cerpenmu Dimuat di Koran dan Media Online
Artikel Terkait
Hobi
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
Terkini
-
Satu Tiket, Sejuta Rasa: Kisah Nonton Film di Bioskop XXI Transmart Jember
-
Simfoni Kejanggalan dalam Denah: Menyingkap Rahasia Rumah Aneh
-
Kala Hukum Kembali Dipertanyakan: Membaca A Time to Kill Karya John Grisham
-
Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi
-
Perempuan Harus Mandiri, tapi Tetap Dihakimi: Realita yang Sering Terjadi