Pemain andalan Timnas Malaysia, Faisal Halim harus mengalami nasib nahas baru-baru ini. Melansir laman Suara.com (8/5/2024), pemain berusia 26 tahun tersebut harus menerima siraman air keras dari orang tak bertanggung jawab pada Minggu (5/5/2024) lalu.
Imbasnya, pemain yang bermain di sektor sayap Pasukan Harimau Malaya tersebut harus beristirahat setidaknya enam bulan, atau bahkan kemungkinan terburuknya adalah mengakhiri karir sepak bola profesionalnya dan pensiun dini.
Meskipun belakangan ini menjadi pemain andalan di tubuh Timnas Malaysia, namun sejatinya karir sepak bola pemain berusia 26 tahun tersebut tak selalu berjalan mulus di Timnas Harimau Malaya. Pasalnya, jika kita mengacu pada data yang ada di laman transfermarkt, Faisal Halim harus menunggu bertahun-tahun untuk bisa mendapatkan kepercayaan penuh dalam membela skuat Kebangsaan Malaysia.
Laman transfermarkt merilis, pemain kelahiran 7 Januari 1998 tersebut menjalani debut perdananya bersama Malaysia senior pada 2 Juni 2019 lalu ketika Malaysia diasuh oleh pelatih Tan Cheng Hoe. Saat itu, Faisal Halim yang masih berusia 21 tahun, dipercaya oleh sang pelatih untuk bermain selama 29 menit di laga uji coba melawan Nepal.
Namun sayangnya, pasca debutnya tersebut, Faisal Halim tak lantas menjadi langganan di skuat Malaysia. Selama kurang lebih dua tahun, pemain yang kerap menirukan selebrasi "siu" dari Cristiano Ronaldo ini harus absen dari pemanggilan, dan baru kembali mendapatkan kepercayaan ke Timnas Malaysia pada 6 Oktober 2021 atau dua tahun lebih pasca debutnya melawan Nepal.
Dan di kesempatan kedua bergabungnya bersama Timnas Malaysia senior inilah pada akhirnya Faisal Halim mendapatkan lirikan dari pelatih Timnas, serta menjadi langganan di skuat kebangsaan.
Tak hanya terkait performa, Faisal juga beberapa kali harus menepi dari Skuat Timnas karena mendapatkan sanksi kedisiplinan dari FAM. Melansir berbagai sumber, pada pertengahan tahun 2023 lalu, Faisal harus melewatkan laga-laga yang dijalani oleh Timnas Malaysia, karena mendapatkan sanksi dari FAM buntut komentar kontroversialnya seusai pertandingan melawan Sabah di kompetisi domestik Negeri Jiran.
Namun, hal itu tak lantas mengurangi aura kebintangan dari sang pemain. Karena jika tak terlilit masalah disiplin ataupun cedera, dirinya kini selalu menjadi bagian penting dalam permainan Malaysia di bawah kepemimpinan Kim Pan-gon.
Sehingga tak mengherankan jika pada akhirnya, Faisal Halim kini tercatat memiliki 29 caps bersama Harimau Malaya, dan menyumbangkan 14 gol untuk negaranya.
Kita harapkan, semoga Faisal Hali bisa kembali memperkuat Timnas Malaysia di waktu mendatang!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
Artikel Terkait
-
Sebelum Dapat Musibah, Faisal Halim Sempat Berikan Pesan Ini Kepada Media Malaysia
-
Kasus Kriminal Timpa Pemain Timnas Malaysia, Netizen Indonesia Ikut Komentar
-
Terkait Naturalisasi Pemain, Presiden FA Malaysia Singgung Timnas Indonesia
-
Presiden FAM Berminat Gelar Laga Uji Coba Antara Indonesia vs Malaysia
-
Ibarat Jilat Ludah Sendiri, FA Malaysia Kini Berharap Bisa Uji Coba Lawan Indonesia
Hobi
-
Mobil ini Bisa Jalan Terbalik Menentang Gravitasi, Ini Rahasia McMurtry
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Kacau! Kemenangan Pecco Bagnaia Pupus karena Masalah Getaran pada Motor
Terkini
-
Jumat Santai atau Strategi Serius? Membaca Arah Baru WFH ASN di Indonesia
-
Bank itu Riba? Memahami Prinsip Islam di Buku Ekonomi Moneter Syariah
-
Gak Usah Sok Pintar deh! Refleksi di Buku Orang Goblok Vs Orang Pintar
-
Review Serial Ejakulasi Dini: Drama Komedi Remaja yang Berani dan Kocak!
-
Human Specimens, Menantang Batas Antara Seni dan Kemanusiaan