Nama Eber Bessa kembali menjadi topik hangat di tanah air, khususnya para penggemar sepak bola. Situasi ini tak lepas dari pengumuman terbaru Persita Tangerang yang secara resmi mendatangkan gelandang asal Brasil tersebut.
Masing-masing kontestan BRI Liga 1 2024/2025 masih terus berupaya memanfaatkan jendela transfer paruh musim untuk kembali memperkuat tim. Merapatnya Eber Bessa ke kubu pasukan Pendekar Cisadane membuat Bali United ikut terseret.
Namun bukan dalam konteks yang negatif. Pasalnya memang sang pemain sempat merasakan atmosfer kompetisi liga Indonesia bersama skuad Serdadu Tridatu dari musim 2021 hingga 2024.
Bersama Bali United, ia pernah mencicipi gelar juara Liga 1 di musim 2021/2022 dan masuk ke dalam jajaran pemain terbaik saat itu. Eber Bessa memainkan 105 pertandingan pertandingan dengan mencetak 16 gol.
“Saya sangat senang dan termotivasi bisa bergabung dengan Persita untuk paruh kedua musim ini. Persita adalah tim yang memiliki banyak tradisi, saya harap bisa membantu dengan memberikan yang terbaik untuk tim hingga akhir musim ini,” demikian kata Eber, mengutip laman resmi persitafc.com pada Jumat (3/1/2025).
Di paruh pertama musim 2024/2025, ia memperkuat Alverca, yakni salah satu tim yang berkompetisi di divisi kedua Liga Portugal. Pemain berkebangsaan Brasil ini hanya tampil dalam empat pertandingan.
Pengalaman yang dimiliki Eber Bessa pun menjadi modal berharga. Ia memulai karir sebagai pesepakbola profesional dengan bergabung ke klub asal Brasil, Cruzeiro EC U-20. Gelandang serang itu pun mengungkap targetnya bersama Pendekar Cisadane.
Kemudian pada musim 2010/2011, pemain berusia 32 tahun tersebut berkesempatan promosi ke skuad utama Cruzeiro. Selain memperkuat dua klub Brasil lainnya, Nacional EC (MG) dan Villa Nova AC, Eber juga pernah merasakan persaingan ketat di Liga Thailand bersama Phuket FC di tahun 2014 silam.
Setahun berselang, dirinya resmi berseragam Maritimo selama dua musim. Perlu diketahui bahwa Maritimo merupakan klub liga Portugal. Kemudian Eber hijrah ke Vitoria Setubal selama dua musim juga.
“Dia (Fabio Lefundes) adalah pelatih yang luar biasa, saya mendapat kesempatan untuk bekerja di sana di Botafogo,” tandasnya mengenang pengalaman saat bekerja sama dengan sang pelatih di Botafogo.
Lebih lanjut, Eber Bessa bertekad ingin membantu Persita Tangerang meraih posisi terbaik di penghujung BRI Liga 1 2024/2025. Pemain ini digadang-gadang tak akan kesulitan beradaptasi dengan atmosfer liga tanah air, mengingat tiga tahun perjalanannya bersama Bali United bukanlah waktu yang singkat.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna
-
Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?
-
Erick Thohir Ultimatum Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik, Ada Apa?
Artikel Terkait
-
Kantongi List Pemain Incaran, Persib: Dari Brasil, Eropa, Asia Juga Ada
-
Persib Bandung akan Rekrut Juru Gedor, Bojan Hodak Akui Ada Keterbatasan
-
Persita Tangerang Resmi Boyong Jebolan Liga Portugal Eks Bali United
-
Malut United Datangkan Dua Pemain Asing, Ada Eks Gelandang Serang Borneo FC
-
Carlos Pena Soal Kunci Dominasi Persija di Laga Kandang, Singgung Pemain ke-12
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna