Kakang Rudianto yang turun sebagai starter dalam bentrok Persebaya Surabaya vs Persib Bandung dinilai mengalami penurunan performa. Situasi ini terjadi saat pertandingan hari Sabtu (1/3/2025) lalu tersebut memasuki babak kedua.
Pada duel itu, skuad Pangeran Biru berujung menelan kekalahan pahit. Empat gol bersarang ke gawang, sedangkan ujung tombak hanya bisa mengemas satu gol hiburan.
“Tentang Kakang, saya sebenarnya ingin menariknya keluar lebih awal. Saya rasa ini karena puasa. Dia mulai kehilangan energi di babak kedua. Jadi ini bukan soal kesalahan. Kesalahan bisa terjadi, apalagi dia sudah bermain cukup baik sepanjang pertandingan,” tutur Bojan Hodak, dikutip dari laman ligaindonesiabaru.com, Senin (3/3/2025).
Tak dapat dipungkiri bahwa para kontestan BRI Liga 1 harus menyesuaikan diri bertanding dengan suasana bulan Ramadan. Walaupun baru berpuasa seharian penuh, para pemain dituntut agar tetap tampil konsisten di atas lapangan.
Hal ini juga terjadi kepada Persib Bandung. Kendati demikian, tak jarang para pemain mengalami penurunan level energi dalam proses adaptasinya. Sang pelatih juga sudah membicarakan perihal performa anak asuhannya selama berpuasa Ramadhan.
Ia mengatakan bahwa secara ilmiah sudah terbukti ketika seseorang berpuasa, maka performa fisiknya akan berbeda dari saat sedang tidak berpuasa. Kakang Rudianto sendiri menampilkan performa apik di babak pertama ketika mengunci pergerakan Bruno Moreira.
Hodak memprediksi penurunan performa pemain ketika memasuki babak kedua adalah kondisi yang lumrah terjadi jika pemain melaksanakan ibadah berpuasa. Namun ini merupakan tantangan yang harus dihadapi.
“Jujur saja, dia berhasil menjaga Bruno dengan baik. Bruno adalah salah satu winger kiri terbaik di liga, jadi Kakang sudah melakukan tugasnya dengan baik. Kesalahan ini terjadi, tetapi saya percaya itu lebih karena puasa. Mungkin dia kehilangan energi karena hari itu adalah hari pertama,” tukasnya.
Meski baru berusia 22 tahun, pemain kelahiran Cianjur itu kerap dipercaya pelatih Persib Bandung untuk tampil. Total ada 19 pertandingan yang dimainkan dengan 1.535 menit bermain.
Para pemain tentu diharapkan mampu menjaga konsistensi dalam laga-laga yang akan datang. Terdekat, Persib bakal menjamu Persik Kediri pada Rabu (5/3/2025) besok.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Identik dengan Nobar, Piala Dunia 2026 Tak Nikmat Jika Ditonton Sendirian?
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
-
Perkasa di Fase Grup, Prancis Jadi Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026?
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
Artikel Terkait
-
Bali United Batalkan Kemenangan Persita, Fabio Lefundes Pilih Cepat Move On
-
Sheva Sanggasi Alami Debut Pahit, Pelatih Kiper Persib Siap Tanggung Jawab
-
Tiga Pemain Timnas Indonesia Dirayu Gabung Bhayangkara FC, Siapa Saja?
-
Pieter Huistra Ungkap Keuntungan PSS Sleman Jelang Hadapi PS Barito Putera
-
Penantian Berakhir, Rizky Dwi Akhirnya Bukukan Gol Perdana untuk Persebaya
Hobi
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
Terkini
-
Pajak Dana Pensiun: Benar Secara Hukum, Adilkah dalam Praktik?
-
Lee Sun Bin dan Bae Hyeon Seong Bintangi Film Komedi The Taste of Prison
-
LG UltraGear 45GX950A-B, Monitor OLED 45 Inci Cocok untuk Gamer Profesional
-
Hunter x Hunter Tembus 100 Juta Kopi Jelang Rilis Volume 39 pada 3 Juli
-
Mengakhiri Warisan Luka dalam Pola Asuh Anak Perempuan