Ibu engkau laksana pelita dalam hidupku
Kasih sayangmu tiada bertepi
Jerih payah mu tiada kau rasa
Melahirkan aku ke dunia ini Tanpa mengharap imbalan jasa
Ibu
Walaupun bergunung emas
Tak akan mampu membalas jasa-jasamu
Engkau akan selalu ku kenang
Dalam setiap langkah perjalanan hidupku
Ibu
Maafkanlah anakmu ini
Belum mampu membalas jasa-jasamu
Walaupun bergelimang harta tak akan mampu membayar kasih yang kau berikan pada anak-anakmu.
Keringat dan air mata yang kau tumpahkan
Adalah sungai pelayaran kami berjuang
Belas kasih yang kau torehkan
Adalah semangat pedoman menjalani hidup
Ibu
Kuharap engkau sedia menunggu untuk anakmu
yang jelang meranjak dewasa
Melihat tatanan dunia
Ambisi untuk menyusun atom kecil kehidupan
Ibu
Kuharap kau dapat melihat anakmu sukses nanti
Seperti kata bung karno pemuda yang menggucangkan dunia
Namun, tiada berarti tanpa restu dan Do'amu
Kerja keras dan ibadah adalah Kata yang terbenak dalam ingatanku
Sekali lagi wahai Ibu
Maafkanlah anakmu ini
Belum cukup waktu
Belum mampu membahagiakanmu Ibu
Ibu engkau laksana pelita dalam hidupku
Kasih sayangmu tiada bertepi
Jerih payah mu tiada kau rasa
Melahirkan aku ke dunia ini Tanpa mengharap imbalan jasa
Ibu
Walaupun bergunung emas
Tak akan mampu membalas jasa-jasamu
Engkau akan selalu ku kenang
Dalam setiap langkah perjalanan hidupku
Ibu
Maafkanlah anakmu ini
Belum mampu membalas jasa-jasamu
Walaupun bergelimang harta tak akan mampu membayar kasih yang kau berikan pada anak-anakmu.
Keringat dan air mata yang kau tumpahkan
Adalah sungai pelayaran kami berjuang
Belas kasih yang kau torehkan
Adalah semangat pedoman menjalani hidup
Ibu
Kuharap engkau sedia menunggu untuk anakmu
yang jelang meranjak dewasa
Melihat tatanan dunia
Ambisi untuk menyusun atom kecil kehidupan
Ibu
Kuharap kau dapat melihat anakmu sukses nanti
Seperti kata bung karno pemuda yang menggucangkan dunia
Namun, tiada berarti tanpa restu dan Do'amu
Kerja keras dan ibadah adalah Kata yang terbenak dalam ingatanku
Sekali lagi wahai Ibu
Maafkanlah anakmu ini
Belum cukup waktu
Belum mampu membahagiakanmu Ibu
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa
-
Wonderwall, Oasis, dan Mimpi Inggris Menjuarai Piala Dunia 2026
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
Cuaca Makin Terik! Lakukan 5 Langkah Ini Agar Kulit Tak Cepat Kusam dan Menua
-
Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker