Berjumpa sobat lamaku, di laman facebook kita bertemu
Menyambung cerita lalu, dua insan terpisah kembali menyatu
Dua kawan beda dunia Kini segera berpadu
Luasnya jarak cepat menyambar mencari titik penjuru
Angan kita bersua, di perangkat dan kabel kabel De Javu
Di terangnya layar putih biru , Ketikan papan tombol buluh perindu
Piranti lunak nan pintar yang kini menjadi candu
Gaya hidup masa kini yang jadi trend dan serba baru
Canda cengkrama senyuman sendu
Pembuka buku kasanah masa lalu
Masihkan kauingat, ceroboh seronok masa muda yang lugu
Cerita bodoh , bocah-bocah ingusan ingin seru
Masihkah kau ada disana , di saat kita bebas berulah tanpa ragu
Berteriak lepas tanpa batasan sekat dan belenggu
Masihkah kau berdiri di sana , jiwa kita masih ranum menggebu gebu
Gemar menerabas tanpa sungkan tembus aturan kaku
Berlagak sok aksi serba tahu polos diri sedikit malu
Bertingkah naïf kadang akrab, kadang dingin kadang berseteru
Masihkah kau hadir di sana, kita gemar lompati norma norma baku
Jelajahi dunia baru penuh semangat menyerbu
Giat berpetualang bagaikan seorang pemburu
Kisah masa belia ,setia berkawan tanpa niat palsu
Tak sanggup kekang riak gejolak tingkah laku
Di saat kita dan semuanya seolah tak mau tahu
Ujung kehidupan yang keras sedang menunggu,
Saat ini, kita jadi pelaku, sandiwara hidup yang terus melaju
Kutuliskan gelegar gemangat, wahai kawanku
Semoga yang terbaik terjadi padamu
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Antara Doa dan Pintu yang Tertutup: Memahami Sajak Joko Pinurbo
-
4 Alasan Buku Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan Wajib Kamu Baca!
-
Puisi Wiji Thukul Kembali Menggema: Peringatan dalam Pusaran Ketidakadilan
-
Rayakan Hari Puisi Sedunia Lewat 5 Buku Puisi Terbaik Karya Sastrawan Dunia
-
Rumah Fitri Salhuteru Eks Sahabat Nikita Mirzani Diejek Seperti Gudang
Sastra
Terkini
-
Bisnis Musiman Pasca-Lebaran: Peluang yang Masih Bisa Digali
-
Gol Tunggal Bersejarah! Timnas Indonesia U-17 Bungkam Korea Selatan di Piala Asia U-17
-
Suka Nonton The Life List? Ini 5 Film dengan Vibes Serupa yang Heartwarming
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
-
Membedah Perjuangan Politik Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Bangsa