Buku ‘Koki Skripsi’ mengulas tugas akhir mahasiswa yakni skripsi. Buku ini akan membongkar rahasia sukses menyusun skripsi mulai dari nol, yakni mengukur kemampuan diri dalam memilih tema atau judul hingga sampai persiapan sidang skripsi.
Sebenarnya, menyusun skripsi tidak sesulit yang dibayangkan oleh sebagian mahasiswa. Yang terpenting ada niat dan keseriusan dalam mengerjakannya, dan juga berusaha melakukan arahan dari dosen pembimbingnya.
BACA JUGA: 'Orang-Orang Tanah': Kumpulan Cerpen Mencekam tentang Dendam dan Pembalasan
Dalam buku ini dijelaskan, ibarat sebuah lomba lari maraton, yang penting adalah mencapai garis finish. Jadi, skripsi itu adalah garis finish yang perlu kamu capai. Jika kamu kalah dalam menyusun strategi, bisa jadi proses kelulusanmu akan disalip oleh mahasiswa yang biasa saja tapi rajin. Jadi, kunci skripsi adalah rajin, namun juga harus tahu strategi mengerjakannya, tanpa itu akan banyak waktu terbuang percuma yang justru menghambat kelulusanmu.
Hal tema dan judul yang menarik menjadi hal penting sebelum mengerjakan skripsi. Berdasarkan pengalaman Ayub R. Noviandaru, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam menentukan topik dan judul skripsi supaya bisa cepat selesai dalam menyusun skripsi. Di antaranya adalah:
Pertama, temukan masalahnya dan tentukan judulnya. Menentukan suatu topik skripsi yang berasumsi dari suatu masalah membuat kamu akan lebih leluasa dalam mengembangkan ide, metode dan solusi dalam penyusunan skripsimu. Lain halnya jika kamu terlebih dahulu menentukan judul skripsi kemudian baru mencari permasalahannya di lapangan. Karena bisa jadi judul yang kamu pilih tidak memiliki fakta kontekstual di lapangan, sehingga bisa jadi masalah yang dibahas dalam skripsimu nantinya adalah masalah yang dibuat-buat atau memanipulasi masalah.
BACA JUGA: Buku 'Melihat Lebih Dalam', Upaya Mengenali Hakikat Diri
Kedua, pilih judul atau topik skripsi yang bisa diselesaikan tepat waktu. Jangan hanya karena ingin dianggap hebat lantas kamu memilih judul skripsi yang sebenarnya sangat rumit dan sulit untuk diselesaikan. Pilihlah judul atau topik yang kira-kira kamu dapat menyelesaikannya tepat waktu.
Ketiga, pilihlah judul yang relevan dengan disiplin ilmu. Skripsi yang disusun sesuai dengan disiplin ilmu yang kamu ketahui akan membuatmu lebih mudah mendapatkan ide dan solusi dalam proses penyusunan skripsimu.
Bagi Anda, para mahasiswa yang tengah berjibaku dengan tugas akhir alias skripsi, buku karya Ayub R. Noviandaru terbitan Araska (2023) ini layak dijadikan sebagai buku panduan yang bermanfaat. Selamat membaca.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
-
'Orang-Orang Tanah': Kumpulan Cerpen Mencekam tentang Dendam dan Pembalasan
-
Buku 'Melihat Lebih Dalam', Upaya Mengenali Hakikat Diri
-
Ulasan Drama Korea Longing For You: Pembunuhan Berantai Ternyata Rekayasa?
-
Buku 'Islam dan Hubungan Antar Agama', Pentingnya Hidup dalam Kedamaian
-
Buku 'Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan', Kiat Mencari Teman
Ulasan
-
Lawan di Sungai, Kawan dalam Kehidupan: Mengintip Sisi Humanis Pacu Jalur
-
Kalau Jelek Gak Boleh Marah? Maaf Sal Priadi, Saya Tidak Setuju
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
-
Bukan Sekadar Isekai: Mengapa Mushoku Tensei Dianggap Pelopor Genre Modern?
-
Simfoni Kesederhanaan Didikan Mamak Nur dan Bapak Syahdan dalam Novel Pukat
Terkini
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi