Yeay! Film "Ganjil Genap" sudah tayang di Prime Video pada 22 November 2023. Dan untuk hiburan di kala suntuk, aku pun memutuskan menonton film ini.
Film ini, karya Bene Dion Rajagukguk, yang diadaptasi dari novel Almira Bastari. Clara Bernadeth, Oka Antara, dan Baskara Mahendra memainkan peran utama dalam produksi MD Pictures.
Film Ganjil Genap, berkisah tentang sepasang kekasih bernama Gala dan Bara, mereka telah berpacaran selama 13 tahun di kota Jakarta. Mereka menghadapi ujian baru dengan kebijakan ganjil genap yang mempengaruhi perjalanan kisah cinta mereka. Namun, konflik nggak terhindarkan pun terjadi. Nggak disangka-sangka, Bara meninggalkan Gala, mengakhiri hubungan mereka. Gala, yang terbiasa dengan kehadiran Bara sebagai sosok ganjil di hidupnya, mengalami kesedihan yang mendalam.
Masa-masa sulit Gala didukung oleh teman-temannya, seperti Aiman, yang berusaha menyemangati. Gala harus mencari sosok pengganti ganjil dalam hidupnya, dan itu merupakan sebuah perjalanan emosional yang memerlukan keberanian dan keteguhan hati.
Ulasan:
Kejutan nggak terduga hadir dari film dengan sinopsis sederhana ini. Terbukti bahwa kepiawaian sutradara dan penulis skenario mampu menghadirkan karya berkualitas. Meskipun komedi dalam film ini berhasil memberikan hiburan yang lumayan, terkadang terasa agak dipaksakan untuk mencapai efek lucu.
Setiap karakter tumbuh dan berkembang secara khas, membangun hubungan emosional yang kuat dengan penonton. Clara Bernadeth sebagai Gala, Oka Antara sebagai Aiman, dan Baskara Mahendra sebagai Bara membawakan karakter-karakter ini dengan kehangatan dan dimensi yang unik. Josephine Firmstone, Joshua Suherman, dan Nadine Alexandra juga turut memperkaya dinamika cerita.
Plotnya dirancang dengan cermat, memulai perjalanan dengan kestabilan yang datar, melonjak dramatis di pertengahan, dan mencapai puncak kedewasaan di akhir. Alurnya yang terjaga dengan rapi membuat pengalaman menonton semakin memikat.
Kehebatan sutradara dan penulis skenario tercermin dalam penyampaian moral film ini. Oh, iya, secara keseluruhan, film ini layak mendapatkan apresiasi tinggi dengan skor 7,5/10 dariku. Yah, hanya karena ada momen komedi yang terasa dipaksakan, jadi belum bisa kasih skor tinggi. Namun, yang jelas, ini subjektif. Nyatanya pengalaman menonton ini tetap memukau dan mengesankan. Kawan-Kawan jangan lupa cek Prime Video, ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Review Why Did I Get Married Again?: Biasa dan Mudah Ditebak
-
Review Cold Storage: Ketika Ruang Penyimpanan Berubah Jadi Perangkap
-
Simbolisme Angel dan Lucifer, Detective Conan: Fallen Angel of the Highway
-
Review Hope: Ketika Ketidaktahuan Manusia Jadi Kekacauan yang Mematikan
-
Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan
Artikel Terkait
-
7 Rekomendasi Film Mengharukan tentang Guru dan Murid
-
Budi Pekerti, Film yang Mengubah Pandangan Mahasiswa soal Guru
-
Deretan Film Korea Populer di Netflix, Ada Genre Laga Hingga Thriller!
-
Review Film 'Mission Impossible': Dead Reckoning Part 1, Misi yang Lebih Gila
-
Review Film 172 Days, Kisah Cinta Seorang Wanita yang Berhijrah
Ulasan
-
Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga
-
Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo
-
Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!
-
Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya
Terkini
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi
-
Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk
-
Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan