Jennie Kim, salah satu ikon global dari BLACKPINK, kembali menunjukkan kelasnya sebagai artis solo dalam lagu terbarunya, "Like JENNIE". Lagu ini bukan sekadar sebuah track pop biasa—ini adalah pernyataan diri.
Dengan lirik yang penuh energi, kepercayaan diri, dan eksklusivitas, Jennie menegaskan bahwa dirinya bukan hanya sekadar idola K-pop, tetapi juga simbol dari keunikan dan orisinalitas yang tak bisa ditiru.
Dari bait pertama, Jennie langsung menyampaikan pesan bahwa dirinya adalah sesuatu yang spesial dan tak dapat diduplikasi. Lirik seperti "Special edition and your AI couldn't copy," menegaskan bahwa Jennie adalah versi unik dari dirinya sendiri, bahkan kecerdasan buatan pun tak mampu menirunya.
Ini adalah bentuk ekspresi superioritas yang bukan sekadar sombong, tetapi lebih kepada pemahaman akan nilai diri. Ia mengajak pendengarnya untuk menyadari bahwa setiap individu memiliki keunikannya sendiri yang tidak bisa dibandingkan dengan orang lain.
Bagian chorus semakin memperkuat ide ini dengan repetisi nama "JENNIE", menciptakan kesan bahwa lagu ini adalah tentang membangun brand pribadi.
Dengan lirik seperti "Who wanna rock with JENNIE? Keep your hair done, nails done like JENNIE," Jennie mengundang orang-orang untuk mengikuti jejaknya, tetapi di saat yang sama, juga menegaskan bahwa tidak semua orang bisa menjadi dirinya. Ini menciptakan kesan eksklusif yang menjadi bagian dari daya tarik seorang superstar.
Pada verse kedua, Jennie semakin memperjelas betapa ia berada di level yang berbeda. Dengan lirik seperti "One pose can make a mosh pit," ia menunjukkan betapa kuatnya pengaruhnya di industri hiburan.
Ia juga menyinggung bagaimana orang-orang mencoba menjatuhkannya "Name, shame, blame tryna burst my bubble," tetapi justru membuatnya semakin kuat. Ini adalah refleksi dari kehidupan seorang selebriti di mana setiap langkahnya selalu diawasi dan dikritik, tetapi justru menjadi bahan bakar untuk terus berkembang.
Lagu ini juga menyentuh tema harga diri dan eksklusivitas dengan lirik "They can't deal with me 'cause I'm priceless". Jennie ingin menekankan bahwa ia bukan sekadar artis yang bisa dibanding-bandingkan, melainkan sosok yang memiliki nilai tak ternilai. Bahkan dalam dunia yang dipenuhi oleh banyak selebriti dan tren yang berubah-ubah, ia tetap menjadi sesuatu yang istimewa.
"Like JENNIE" bukan hanya lagu biasa, tetapi sebuah statement. Jennie menegaskan bahwa ia adalah dirinya sendiri—unik, tak tergantikan, dan menjadi standar bagi banyak orang. Lagu ini adalah bentuk perayaan terhadap kepercayaan diri dan dominasi seorang superstar, yang sekaligus mengajak pendengarnya untuk tidak takut menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.
Baca Juga
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban
-
Kesenjangan Literasi AI yang Diam-diam Menciptakan Kasta Baru di Kampus
-
Singa di Media Sosial, Anak Kucing di Ruang Kuliah: Mengapa Kita Gagap Menulis Ilmiah?
-
Sisi Gelap Label Introvert yang Bikin Generasi Sekarang Makin Egois
-
Beban Menjadi Anak Emas yang Dipaksa Menebus Kegagalan Orang Tua
Artikel Terkait
-
Emosional! Dohoon TWS Bikin Pangling Saat Cover Lagu Jungkook 'Yes or No'
-
3 Rekomendasi Lagu Boyband Why Don't We Selain '8Letters', Ear Catchy!
-
EXO Miracle in December: Vibe Musim Dingin yang Sendu dengan Tema Keajaiban
-
Nostalgia! TREASURE Tampil Ceria di Video Dance Performance Lagu Yellow
-
Saat Cinta Berubah Menjadi Luka dalam Lagu BAD dari PENTAGON
Ulasan
-
Single Mom Melawan Stigma Janda Lemah: Bagaimana Irene Mengubah Luka Menjadi Kekuatan?
-
Review Avatar: The Last Airbender Season 2: Berani Beda, tapi Apakah Lebih Baik dari Animasinya?
-
Peristiwa Kemerdekaan di Aceh: Menyibak Sejarah Kemerdekaan di Ujung RI
-
Ulasan CEO-dol Mart: Aksi Kocak Lima Mantan Idol Mengelola Supermarket
-
Sang Maha Sentana: Beban Tanggung Jawab Bangsawan yang Melampaui Janji Suci
Terkini
-
Tayang 8 Juli, Idol Training Camp Tampilkan 24 Peserta dari 4 Grup Berbeda
-
Sihir Nobar: Saat Orang Asing Menjadi Kawan Hanya Karena Satu Gol
-
Kisah Inspiratif Achraf Hakimi: Anak Pedagang yang Sukses di Sepak Bola
-
Messi, Haaland, dan Mbappe: Siapa Layak Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
-
Dari Pahlawan Teknologi Jadi Terdakwa: Akhir Getir Perjalanan Nadiem