"Behind Closed Doors" adalah novel thriller psikologis yang ditulis oleh B.A. Paris. Novel ini mendapat banyak perhatian karena ceritanya yang menegangkan dan membuat pembaca merasa seolah-olah terjebak dalam kisah yang penuh ketegangan. Paris menghadirkan kisah yang menggugah emosi dengan karakter yang kuat dan konflik yang mencekam.
Sinopsis
Novel ini mengisahkan kehidupan Grace Angel, seorang wanita yang tampaknya memiliki kehidupan yang sempurna dengan suaminya, Jack Angel. Jack adalah seorang pengacara yang sukses dan tampan, serta sangat perhatian kepada istrinya.
Namun, di balik hubungan yang tampaknya ideal, tersembunyi kegelapan yang menakutkan. Grace tidak memiliki kebebasan, selalu diawasi, dan terjebak dalam rumahnya sendiri. Jack ternyata seorang psikopat yang mengendalikan setiap aspek kehidupan Grace, menjadikannya tawanan dalam pernikahan mereka.
Ulasan
Melalui alur maju-mundur, pembaca diajak melihat bagaimana Jack membangun citra sempurna di mata publik sambil menyembunyikan sifat aslinya. Ia memanipulasi keadaan hingga orang-orang percaya bahwa Grace adalah istri yang sangat mencintainya dan mereka memiliki pernikahan yang ideal. Namun, di balik pintu tertutup, Jack menggunakan kekerasan dan ancaman untuk mengendalikan Grace.
Grace digambarkan sebagai wanita cerdas dan penuh kasih, terutama terhadap adiknya yang memiliki kebutuhan khusus, Millie. Ia awalnya percaya bahwa Jack adalah pria yang tepat untuknya, namun setelah menikah, ia menyadari bahwa semua yang ditampilkan Jack hanyalah kedok.
Perjuangan Grace untuk melarikan diri dan menyelamatkan dirinya serta Millie menjadi fokus utama novel ini. Jack Angel adalah antagonis yang sempurna dalam novel ini. Ia memiliki dua wajah, pria sempurna di hadapan publik dan monster yang kejam di balik pintu tertutup. Karakternya yang dingin, manipulatif, dan tanpa belas kasihan membuatnya menjadi salah satu karakter antagonis paling mengerikan dalam genre thriller psikologis.
Millie, adik Grace, adalah karakter yang penting dalam cerita. Meskipun memiliki keterbatasan, ia adalah sosok yang tajam dan mampu melihat sisi gelap Jack lebih cepat daripada orang lain. Hubungan Grace dan Millie menjadi salah satu elemen yang membuat cerita ini semakin emosional.
Paris menggunakan gaya penulisan yang sederhana namun efektif dalam membangun ketegangan. Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama dari perspektif Grace, yang membuat pembaca lebih terhubung dengan ketakutan dan penderitaannya.
Alur maju-mundur yang digunakan membantu pembaca memahami bagaimana Grace bisa jatuh ke dalam perangkap Jack, serta bagaimana ia berusaha mencari jalan keluar. Setiap bab diakhiri dengan ketegangan yang membuat pembaca ingin terus melanjutkan cerita.
Tema utama novel ini adalah kekerasan dalam rumah tangga dan manipulasi psikologis. "Behind Closed Doors" menunjukkan bagaimana pelaku kekerasan dapat tampil sempurna di mata publik, sementara korbannya terjebak tanpa bisa meminta bantuan. Novel ini juga mengangkat pentingnya dukungan keluarga, seperti yang ditunjukkan melalui hubungan Grace dan Millie.
Pesan lain yang dapat diambil dari novel ini adalah pentingnya mengenali tanda-tanda hubungan yang tidak sehat sejak awal. Grace awalnya mengabaikan beberapa tanda peringatan sebelum menikah dengan Jack, yang kemudian membawanya pada penderitaan yang luar biasa.
Salah satu kekuatan utama "Behind Closed Doors" adalah kemampuannya dalam membangun ketegangan. Paris menciptakan atmosfer yang mencekam, membuat pembaca merasa seakan-akan mereka sendiri yang terjebak dalam rumah tersebut. Karakter Jack sebagai antagonis sangat kuat dan mampu menimbulkan rasa takut yang nyata.
Meskipun novel ini sangat menarik, ada beberapa aspek yang terasa agak terlalu dramatis dan tidak sepenuhnya realistis. Karakter Jack digambarkan sebagai sosok yang hampir terlalu sempurna dalam kejahatannya, sehingga terkadang terasa tidak masuk akal bahwa ia bisa lolos tanpa dicurigai.
Selain itu, beberapa pembaca mungkin merasa bahwa akhir cerita sedikit terburu-buru. Setelah membangun ketegangan sepanjang novel, penyelesaian konfliknya terasa agak cepat dibandingkan dengan perkembangan cerita sebelumnya.
Secara keseluruhan, "Behind Closed Doors" adalah novel thriller psikologis yang sangat menegangkan, dengan karakter yang kuat, alur yang menarik, serta pesan yang mendalam tentang kekerasan dalam rumah tangga, novel ini berhasil memberikan pengalaman membaca yang mendebarkan sekaligus mengharukan.
Identitas Buku
Judul: Behind Closed Doors
Penulis: B. A. Paris
Penerbit: St. Martin's Press
Tanggal Terbit: 9 Agustus 2016
Tebal: 293 Halaman
Baca Juga
-
Review Novel The Great Gatsby: Sisi Gelap American Dream
-
Novel Paya Nie, Perlawanan Perempuan Aceh terhadap Penindasan Patriarki
-
Novel The Lost Apothecary, Misteri Toko Obat Tersembunyi di London
-
Novel Saman: Pendobrakan Tabu Sosial di Tengah Politik Indonesia
-
Membedah Sisi Gelap Keadilan Manusia di Ulasan Novel The Hellbound
Artikel Terkait
-
Ulasan Novel We Ate the Dark: Misteri di Balik Kematian Saudara Kembar
-
5 Film Animasi Anak-Anak saat Libur Lebaran: Seru dan Menghibur!
-
Ulasan Novel Laut Bercerita: Catatan Kelam Gelombang Sejarah
-
Ulasan Novel The Champions: Di Balik Semua Misteri yang Ada di Sunnybrook
-
Review Anime Overlord Season 2, Ambisi Ainz Ooal Gown Menguasai Dunia
Ulasan
-
Romansa Enemies to Lovers di Novel Act of Money Karya Dinda Delvira
-
Keteguhan Perempuan dalam Sunyi: Membaca Realisme Sosial dalam Novel Mirah
-
Sianida di Balik Topeng Kesopanan Bangsawan Inggris dalam An English Murder
-
Jeng Yah dan Perlawanan Sunyi Merebut Ruang Sejarah dalam 'Gadis Kretek'
-
Terluka Bertubi-tubi di Novel Asavella Karya Alfida Nurhayati Adiana