Lucy Score kembali membuktikan kemampuannya sebagai penulis roman komedi yang jenius melalui novel terbarunya, "Story of My Life". Dikenal karena ciri khasnya yang menggabungkan dinamika karakter yang kuat, humor yang segar, dan romansa yang membekas, novel ini menyuguhkan kisah menyentuh tentang cinta, perubahan hidup, dan menemukan kembali makna kebahagiaan di tengah kekacauan hidup.
Dengan tokoh utama wanita yang karismatik dan pria yang dingin namun memikat, Score berhasil membangun cerita yang memadukan tawa dan air mata dalam porsi yang tepat. Tokoh utama novel ini adalah Hazel Renee Hart, seorang penulis novel roman sukses dari New York yang sedang mengalami masa sulit.
Setelah mengalami kegagalan pernikahan, kehabisan inspirasi menulis, dan tenggelam dalam kekosongan emosional, Hazel memutuskan untuk memulai hidup baru. Dalam langkah impulsif, ia membeli sebuah rumah tua di kota kecil bernama Story, Pennsylvania. Kota kecil itu bukan hanya sekadar latar, tetapi menjadi ruang tempat Hazel menemukan kembali dirinya yang hilang.
Di kota itulah Hazel bertemu Cameron “Cam” Bishop, seorang kontraktor lokal yang terkenal pendiam, kaku, dan skeptis terhadap orang luar. Cam menyimpan luka masa lalu dan tak tertarik pada wanita “kota besar” seperti Hazel. Namun, seiring waktu dan berbagai interaksi kocak hingga menyentuh, hubungan mereka mulai tumbuh dari rasa saling tak suka menjadi sesuatu yang jauh lebih dalam.
Konflik dalam cerita ini tidak hanya tentang hubungan Hazel dan Cam, tetapi juga mengenai pertumbuhan pribadi Hazel, dinamika komunitas kota kecil yang lucu dan hangat, serta bagaimana seseorang memulihkan diri dari kehancuran emosional.
Lucy Score menunjukkan kekuatannya dalam merancang karakter yang kompleks namun bisa dikenali oleh pembaca. Hazel adalah wanita yang berisik, lucu, dan memiliki sisi rapuh yang tersembunyi. Ia tidak takut tampil berbeda dan terus mencoba bangkit meskipun kehidupan memberinya banyak kegagalan. Keberaniannya meninggalkan kehidupan lama dan mencoba sesuatu yang baru adalah salah satu pesan penting dalam novel ini.
Sementara Cam adalah tipikal karakter “grumpy hero” yang menawan. Ia memiliki sifat tertutup, tidak banyak bicara, dan hidup dengan prinsip yang jelas. Namun, di balik sikap dinginnya, ia menyimpan kebaikan hati dan kesetiaan yang membuat pembaca mudah jatuh hati. Dinamika antara Hazel yang “sunshine” dan Cam yang “grumpy” menciptakan konflik yang menyenangkan sekaligus menyentuh.
Gaya penulisan Lucy Score dalam "Story of My Life" sangat khas, mengalir, jenaka, dan emosional dalam waktu bersamaan. Dialog-dialog antar tokoh terasa alami dan penuh energi, sering kali mengundang tawa karena situasi yang absurd namun relatable. Adegan-adegan lucu, seperti insiden dengan rakun liar atau pertemuan tidak sengaja yang berujung kekacauan, diselipkan dengan cerdas untuk menyeimbangkan intensitas emosional cerita.
Namun, di balik semua humor itu, Score juga menanamkan refleksi yang dalam mengenai kesepian, ketakutan akan kegagalan, dan pentingnya keberanian untuk berubah. Hazel bukan hanya jatuh cinta kepada Cam, tetapi juga kepada dirinya sendiri yang perlahan ia temukan kembali.
Tema besar dalam "Story of My Life" adalah pemulihan diri dan keberanian untuk memulai ulang. Hazel mewakili banyak orang yang merasa terjebak dalam kehidupan yang tak lagi memberi makna. Novel ini menunjukkan bahwa memulai dari nol tidak selalu berarti kekalahan, tetapi bisa menjadi jalan menuju versi diri yang lebih jujur dan bahagia.
Romansa yang tumbuh antara Hazel dan Cam juga menunjukkan bahwa cinta tidak selalu datang dalam bentuk sempurna. Keduanya membawa luka masing-masing, dan hanya dengan saling terbuka dan jujur, mereka bisa membangun sesuatu yang kokoh. Ini adalah kisah cinta yang tidak dangkal, penuh konflik emosional, proses belajar, dan kompromi.
"Story of My Life" adalah novel roman yang memikat, lucu, dan penuh makna. Lucy Score berhasil meramu elemen-elemen klasik dalam cerita romansa seperti kota kecil, dinamika grumpy/sunshine, dan protagonis yang sedang dalam krisis eksistensial menjadi cerita yang segar dan menyenangkan untuk diikuti.
Identitas Buku
Judul: Story of My Life
Penulis: Lucy Score
Penerbit: Bloom Books
Tanggal Terbit: 11 Maret 2025
Tebal: 528 Halaman
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Membedah Sisi Gelap Keadilan Manusia di Ulasan Novel The Hellbound
-
Novel Pukul Setengah Lima, Mencari Pintu Keluar dari Realitas Kehidupan
-
Ulasan Buku Empowered Me, Menjadi Ibu Berdaya Tanpa Kehilangan Identitas
-
Ulasan Novel The Bride Test, Ketulusan Mencintai dalam Ketidaksempurnaan
-
Ulasan Novel Si Putih: Saat Teknologi Menjadi Ancaman dan Kesetiaan Diuji
Artikel Terkait
-
The Healing Season of Pottery: Menemukan Semangat Baru dari Studio Tembikar
-
Bertualang Seru Penuh Kejanggalan Lewat Cerpen Misteri Hutan Larangan
-
Ulasan Novel The Convenience Store by the Sea, Kisah Hangat Toserba di Tepi Laut Jepang
-
Book-Bosomed: Membawa Buku ke Mana-Mana Bukan soal Pamer
-
Novel Salah Asuhan: Hagemoni Kolonial, dan Keegoisan Pribumi
Ulasan
-
Memahami Manusia Lewat Biologi di Buku Behave karya Robert Sapolsky
-
Ulasan Buku The Magic of Thinking Big: Motivasi yang Tak Lekang oleh Zaman
-
Ulasan Buku Zona Produktif Ibu Rumah Tangga: Berdaya Meski di Rumah Saja
-
Ulasan Buku I Do: Kiat Memutus Luka Batin Warisan Leluhur dalam Pernikahan
-
Review Film In Your Dreams: Imajinasi Netflix yang Penuh Keajaiban
Terkini
-
Jun Ji Hyun Cs Terjebak di Gedung Terinfeksi Virus dalam Teaser Film Colony
-
Angka Fantastis, Bukti Minim: Layakkah Nadiem Divonis Korupsi?
-
Dilema Penulis Zaman Now: Menulis Buku atau Menjadi Konten Kreator?
-
Zenos Si Healer Jenius Resmi Kembali di Anime The Brilliant Healer Season 2
-
Malaysia Open 2026 Day 2: Jadwal Laga 8 Wakil Indonesia, MD Perang Saudara