Mantan anggota boyband K-pop terkenal EXO, Tao, yang kini lebih dikenal sebagai Huang Zitao dalam dunia hiburan dan bisnis China, kembali menjadi sorotan publik setelah kabar terbaru mengenai usaha bisnisnya yang tengah berkembang pesat di China. Dalam video wawancara yang diunggah di kanal YouTube Study King Genius Hong Jin-kyung, Tao memberi update mengejutkan tentang usahanya di luar dunia musik.
Tao, yang mengejutkan banyak penggemar dengan beralih dari panggung K-pop ke dunia wirausaha, menyatakan bahwa ia kini menikah dan “kehidupan baik” telah menyertainya sejak itu. Ia menjadi tamu tak terduga dalam video tersebut bersama pembawa acara Hong Jin-kyung, di mana mereka membahas berbagai topik bisnis termasuk usaha yang dijalankan Tao di China.
Berbeda dengan stereotype selebritas yang memilih bisnis makanan atau fashion, Tao memilih lini produk yang lebih dekat dengan kebutuhan sehari-hari yakni pembalut wanita. Menurut keterangannya dalam video itu, ia memulai usaha pembalut tersebut dengan tujuan untuk membuat produk yang “lebih aman dan nyaman” bagi wanita. Ia secara terang-terangan menyatakan bahwa ia tidak merasa malu menjalankan bisnis ini, bahkan menganggapnya sebagai pekerjaan yang sangat bermakna dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam video tersebut, Tao mengatakan bahwa sejauh ini ia telah menjual sebanyak 150 juta unit pembalut. Ia juga menjelaskan bahwa usaha ini menghasilkan angka penjualan yang mengejutkan yaitu sekitar 1,5 juta yuan, atau setara dengan kurang lebih 30 miliar won Korea Selatan, hanya dalam tiga bulan setelah diluncurkan. Namun, dia juga mengungkapkan bahwa dari segi keuntungan bersih dirinya masih belum mencapai titik impas. Investasi yang besar awalnya diperlukan karena pabrik dan fasilitas produksi dibangun sendiri, alih-alih outsourcing, demi menjaga transparansi proses produksi.
Menurut informasi dari laporan media sebelumnya, merek produk pembalut yang dirintis Tao dikenal sebagai Domyway, suatu brand yang diluncurkan setelah skandal besar di China tentang repackaging produk kebersihan yang tidak memenuhi standar. Tao memutuskan masuk ke industri tersebut sebagai respons atas kejadian itu dengan harapan dapat menghadirkan produk yang lebih terpercaya.
Salah satu fitur yang dibanggakan dari produk Tao adalah pendekatan transparansi penuh dalam proses produksi. Domyway menggunakan pabrik otomatis yang memungkinkan konsumen menyaksikan langsung jalannya produksi melalui sistem pelacakan QR code pada kemasan, sebuah strategi yang jarang diterapkan di industri yang sama. Upaya ini tentu bertujuan untuk membangun kepercayaan konsumen yang sebelumnya goyah karena isu produk tidak aman di pasar domestik China.
Namun, cerita perjalanan bisnis ini tidak selalu mulus. Beberapa konsumen awal sempat mengeluhkan adanya “bintik hitam” pada pembalut tersebut. Tao pun merespons dengan menjelaskan bahwa bintik-bintik itu terjadi akibat serat yang terlalu panas saat proses produksi, namun tetap dalam batas toleransi standar industri dan dinyatakan aman. Responsnya ini memperlihatkan bagaimana dirinya secara aktif terlibat dalam branding dan komunikasi krisis, sesuatu yang tidak selalu dilakukan oleh pebisnis selebriti lain.
Perjalanan karier Tao dari idol K-pop menjadi pengusaha penuh tantangan menunjukkan bagaimana seorang selebriti bisa mentransformasi citranya di luar panggung dunia hiburan. Ia tidak hanya memilih segmen yang tidak biasa namun juga berani menempatkan dirinya di tengah percaturan industri yang sangat kompetitif dan seringkali sensitif secara sosial. Pendekatannya terhadap transparansi produksi, serta keterbukaan tentang tantangan finansial yang masih dihadapinya, telah memberikan gambaran bahwa ia tidak hanya sekadar mengambil peluang bisnis, tetapi juga mencoba mengubah stigma dan model bisnis di pasar tersebut.
Usaha Tao ini pun tampaknya menarik perhatian banyak pihak, mulai dari penggemarnya yang penasaran dengan jalur karier barunya, hingga pelaku industri yang terkejut melihat angka penjualan tinggi dari produk yang relatif baru. Terlepas dari fakta bahwa bisnis ini belum menguntungkan secara bersih, dinamika perjalanan Tao menunjukkan pentingnya keberanian untuk mencoba hal baru, transparansi dalam produksi, serta pendekatan yang berfokus pada kebutuhan konsumen terutama di segmen yang sensitif seperti produk kesehatan wanita.