Reza Arap Oktovian (Reza Arap) memastikan Marapthon Season 3 tetap digelar sesuai rencana. Keputusan ini disampaikan di tengah suasana duka setelah kepergian Lula Lahfah.
Jadwal streaming yang sudah dekat dipastikan tidak berubah. Marapthon Season 3 tetap berjalan sebagai bagian dari komitmen yang telah disusun sejak awal.
"Dan yang pasti, yang paling dekat streaming Marapthon akan tetap jalan," tulis Arap dalam video singkat yang diunggah di Instagram, saat ditemui di TPU Rawa Terate
Marapthon Season 3: The Last Tale saat ini sudah resmi berlangsung. Program ini dimulai pada Minggu (8/2/2026) pukul 15.00 WIB dan dirancang berjalan selama 100 hari ke depan secara berkelanjutan.
Berbeda dari musim sebelumnya, Marapthon Season 3 hadir dengan skala produksi yang jauh lebih besar. Pusat produksi kini menggunakan rumah baru sebagai base utama dengan konsep ruang yang lebih luas, tertata, dan dirancang khusus untuk kebutuhan live streaming jangka panjang.
Dari sisi teknis, acara ini juga diperkuat oleh tim produksi baru yang lebih besar dan profesional. Sistem kerja, pembagian peran tim, hingga alur produksi kini dibangun lebih terstruktur agar mampu menopang durasi streaming yang panjang dan konsisten.
Marapthon tidak lagi hanya mengandalkan durasi siaran sebagai daya tarik utama. Kualitas visual, konsep ruang, kenyamanan produksi, serta pengalaman menonton kini menjadi fokus utama pengembangan acara.
Secara historis, Marapthon pertama kali diinisiasi oleh Reza Arap bersama Tiersion, Yukatheo, Cynthia, dan Garry Ang. Seiring berjalannya waktu, komunitas ini berkembang dengan bergabungnya sejumlah anggota lain, seperti Niko Junius, Aloy, Bravy, Ibot, dan Tepe.
Perkembangan tersebut membentuk Marapthon sebagai ruang komunitas kreatif yang tidak hanya berbasis konten, tetapi juga relasi sosial dan kolaborasi. Identitas komunitas tetap menjadi fondasi utama dalam setiap musim yang dijalankan.
Dengan tetap berjalannya Marapthon Season 3, Reza Arap berharap semangat dan mimpi Lula Lahfah dapat terus hidup melalui karya dan komunitas yang telah mereka bangun bersama. Marapthon diposisikan bukan hanya sebagai program streaming, tetapi sebagai ruang keberlanjutan nilai, relasi, dan kreativitas. “Impian Lula itu, pengin ngeliat gue lebih maju lagi, lebih gila lagi,” tulis Reza Arap di media sosial, menegaskan motivasinya untuk melanjutkan Marapthon di tengah duka.
Marapthon Season 3: The Last Tale menjadi simbol kematangan produksi sekaligus transformasi format. Program ini menandai pergeseran Marapthon dari konten komunitas sederhana menjadi proyek kreatif digital dengan sistem produksi yang lebih profesional dan terstruktur.